Zippo Topeng Malang untuk Menghormati Pelestari Seni

Terakota.id–Penggemar korek api atau pemantik Zippo yang tergabung komunitas Zigath (Zippo Club Indonesia) mengeluarkan pemantik Zippo custom. Pemantik bergambar topeng Malang yang diproduksi terbatas diberikan kepada pengelola Padepokan Panji Asmara Bangun, Desa Kedungmonggo, Pakisaji Kabupaten Malang. Juga bergambar logo klub Arema FC yang akan diberikan manajemen Arema FC.

Peluncuran Zippo bergambar topeng Malang  dan Arema FC diproduksi terbatas untuk menghormati dan menghargai seni budaya khas Malang dan klub sepak bola asal Malang. Menyusul gelaran gathering nasional penggemar pemantik Zippo di Batu, 24-25 Maret 2018.

“Ini penghormatan kami kepada pelestari Topeng Malangan dan klub Arema,” kata Ketua Umum Zigath, Hosia Singgih melalui siaran pers yang diterima Terakota.id.

Zippo custom, katanya, merupakan tanda persahabatan dan penghormatan (tribute) Zigath kepada pelestari topeng Malangan dan Arema. Pemantik itu dikemas dalam display artistik, Zippo Arema dan Topeng Malangan hanya diproduksi dua buah dan tidak diperjualbelikan.

“Zippo custom Topeng Malangan dan Arema berbahan white matte diproduksi dengan teknik imprint,” kata Ketua Panitia Zigath Gathering 3 Malang, Topo Ngudi Utomo.

Zigath juga meluncurkan Zippo Reog limited edition yang hanya diproduksi 100 buah. Zippo ini menjadi bagian dari cinderamata Zigath Gathering 3 di Malang. Sehingga menjadi barang koleksi para penggemar Zippo.

Zippo Reog berbahan dasar black ebony dihadirkan dengan emblem yang terbuat dari perpaduan bahan kulit kerbau dan kayu pinus. Eblem berwujud burung merak dan kepala macan diukir, dipahat dan dilukis oleh tangan seniman pengrajin wayang kulit, Soemarno. Menghadirkan komposisi warna hijau, biru, kuning, merah, dan oranye bercorak ekspresif khas reog.

Zippo Reog dikemas secara eksklusif dalam boks yang terbuat dari bahan hard paper carton berwarna hitam dengan bantalan busa berlapis kain satin merah. Reog terpilih karena sebagai kesenian rakyat Ponorogo, yang terkenal mendunia. Identik dengan atraksi yang atraktif dengan dadak merak yang berwujud kepala macan dan burung merak.

Sementara pada Zigath Gathering 1 pada 2016 digelar di Ungaran, Jawa Tengah, meluncurkan Zippo bertema candi Borobudur dan Zigath Gathering 2 pada 2017 di Depok, Jawa Barat diluncurkan Zippo bertema komodo.

Zigath berkomitmen selalu mengangkat dan mengampanyekan kekayaan seni budaya, keanekaragaman flora-fauna, destinasi-destinasi indah Nusantara, cita-cita dan semangat perjuangan, serta keberagaman Indonesia. Zigath memiliki 20 cabang  terdiri dari Jakarta, Bandung, Sriwijaya, Plat AG (Kediri, Tulungagung dan sekitarnya), Yogyakarta, Tangerang Raya, Solo, Semarang, Bali, Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Makassar.

 

Tinggalkan Pesan