Uli, Kudapan Khas Lebaran di Jawa Barat

Terakota.id–Aneka penganan dan kudapan khas lebaran, yang disajikan khusus saat lebaran. Seperti uli goreng, kudapan khas Bekasi, Jawa Barat yang menjadi penganan wajib saat lebaran. Disajikan dengan timlo, suwir daging berbumbu.

“Uli dicocolin dengan timlok, nikmat,” kata warga Bangkoreang, Cikarang Utara, Bekasi, Imam Sunandar.

Uli selain disajikan dengan digoreng bisa juga dipanggang. Uli goreng biasa tersaji hangat di meja makan. Menyambut para tamu yang datang untuk bersilaturahmi seusai salat Idul Fitri.

Bersilaturahmi dengan mencicipi kudapan uli goreng, menambah kehangatan.  Cocok disajikan sembari bercengkrama dengan keluarga. Uli goreng pas disantap ditemani minuman panas seperti teh, jahet atau kopi.

Uli goreng, kudapan khas saat lebaran di Jawa Barat. Foto : Indonesiafood week).

Tertarik membawa pulang? Uli goring atau uli panggang bisa dibungkus dengan daun pisang. Selain berfungsi menyerap panas, daun pisang juga memberi sensasi. Aroma harum daun pisang menyeruak menusuk hidung. Menambah kenikmatan saat melahapnya.

Uli goring juga nikmat disantap saat dalam perjalanan mudik atau libur lebaran. Berlebaran dengan berwisata menikmati alam sembari melahap uli goring. “Di Malang dikenal dengan sebutan tetel atau jadah,” ujar warga Malang, Heny Rahayu.

Cara membuat uli juga mudah, bahan baku berupa beras ketan tiga kilogram, enam butir kelapa setengah tua diparut dan garam secukupnya. Beras ketan dicuci, ditiriskan dan dikukus. Setelah matang, beras ketan dicampur parutan kelapa dan garam hingga merata. Kemudian, ditumbuh sampai halus.

Setelah beras ketan ditumbuk halus, uli diletakkan dalam wadah beralas daun pisang. Bisa juga diolesi minyak goring agar tak lengket. Uli dibungkus rapat, supaya tetap empuk dan tak cepat basi. Biasanya, uli bertahan selama sepekan jika dibungkus daun pisang.

 

 

 

Tinggalkan Balasan