The Jaranan, Menghadirkan Kesenian Rakyat dan Sanggar Seni Kampung

the-jaranan-menghadirkan-kesenian-rakyat-dan-sanggar-seni-kampung

Terakota.id—Kesenian rakyat selalu menarik, salah satunya seni Jaranan yang akrab dengan masyarakat kebanyakan.  Untuk mengangkat kesenian rakyat ini, komunitas seni Karya Bumi Ngalam (Kabunga) menutup 2020 dengan pameran bertema “ The Jaranan “ di Gedung Dewan Kesenian Malang 17 – 18 Desember 2020 dan di Gedung KNPI pada 19 – 20 Desember 2020.

Pameran ini merupakan hasil pelatihan Sanggar Seni Kampung di kecamatan Blimbing dan Kecamatan Klojen. Pameran sekaligus sebagai uji coba kegiatan.Dalam rangkaian kegiatan menghadirkan beberapa terapan ornamen jaranan yang menjadi modal dalam ekonomi kreatif. Meliputi bedah ornamen jaranan, dan workshop udeng.

Selain itu juga ada rangkaian workshop terapan ornamen kesenian tradisional Jaranan antara lain workshop glass painting, melukis, dan sulam.  “Semua dirancang dengan motif ornamen jaranan seperti ornamen kuda , pecut, accesoris, dan rapek,” kata Ketua Kabunga, Yuyun Sulastri dalam siaran pers yang diterima Terakota.id.

Serta workshop membuat perlengkapan kesenian tradisional jaranan seperti membuat Pecut, aksesoris tari , dan jaran anyaman. Dalam kegiatan ini diharapkan para pelaku kesenian tradisional jaranan memahami apa saja yang dilaksanakan untuk menopang kegiatan berkesenian. Tak bisa dipisahkan dengan kreatifitas sehingga antara ketahanan budaya dan ekonomi budaya bisa berjalan seimbang.

Sekaligus menjadi media edukasi kepada masyarakat, jika jaranan memiliki ornamen yang unik dan menarik. Sejumah tokoh perajin jaranan hadir yakni Tulus, pengrajin aksesoris jaranan ternama di Jawa Timur yang tinggal di kota Malang. Yuyun berharap jika pameran ini bisa membangun ekosistem kesenian di tengah masyarakat.

Dan ini semua Tetap pada prinsip berpatokan pada Kearifan lokal untuk karya yang berharga mahal Sanggar seni kampung akan memulai langkah dengan melaksanakan pelatihan di 5 kecamatan mulai bulan january 2021 melalui ruang ruang creative seperti, co working space, sekolah, dan ruang publik lainnya agar perkembangan ekonomi Jalan Bango 28 Malang budaya akan bisa terlihat dalam sistem pentahelix.

Pameran ini diharapkan mengangkat keberadaan sanggar seni kampung. Selain itu bisa menjadi langkah awal untuk mengembangkan dunia kreatif. Selanjutnya diikuti dengan pembangunan dan pengembangan pasar wisata kreatif 2021. Mengembangkan dan memasarkan karya karya seni lokal di Malang.

Selain itu, juga mendekatkan diri dengan seniman sepuh. Antara lain Pasar payung Tuwuh di Pandanwangi, Pasar Kaca seni di wilayah Rampal Celaket, dan Pasar Jaranan di wilayah Janti. Berkonsep minimalis dilakukan penjualan secara daring dan luring. Semoga kehadiran Sanggar Seni Kampung sebagai salah satu produk perkumpulan seniman dan mengeerakkan industri kreatifitas di Kota Malang.

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini