Telaah atas Konsep Dasar Sosiologi Hukum  

Judul Buku      Konsep Dasar Sosiologi Hukum

Penulis            Hamzarief Santaria

Penerbit          Setara Press, Kelompok Intrans Publishing

Ukuran Buku   15,5 x 23

Ketebalan        xii + 174 halaman

ISBN               978-602-6344-85-4

Harga P. Jawa  Rp77.000

 

Terakota.idBuku berjudul “Konsep Dasar Sosiologi Hukum” ini ditulis Hamzarief Santaria. Seorang praktisi hukum sekaligus founder dan pimpinan dari KlinikHukum.ID, sebuah start up hukum. Fokus kajiannya berkaitan dengan sosiologi hukum, hukum ekonomi internasional, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Kehadiran buku ini sebagai wujud komitmen penulis untuk menambah referensi di bidang sosiologi hukum. Tujuannya, agar, mereka yang berkecimpung di ‘dunia hukum’ dapat memahami seluk-beluk hukum dilihat dari aspek sosiologis. Motivasi tersebut mencerminkan karakteristik ‘seorang pembelajar’.

Di awal tulisan, gamblang diulas perihal definisi sosiologi hukum. Ada tiga jenis pendekatan dalam ilmu hukum, yaitu pendekatan normatif, pendekatan empiris, dan pendekatan filosofis. Pada konteks sosiologi hukum kental dengan pendekatan empirik, yakni mempelajari hukum dari sudut kenyataan kenyataan dalam masyarakat (das sein). Lebih lanjut, Achmad Ali mengemukakan bahwa pendekatan tersebut memandang hukum sebagai seperangkat realitas (reality), tindakan (action), dan perilaku (behavior).

Dari beragam definisi yang dirumuskan para ahli hukum mengenai sosiologi hukum kemudian dirangkum dan disederhanakan oleh penulis “suatu cabang ilmu hukum yang mengkaji hukum dengan menggunakan pendekatan empiris yang objek kajiannya adalah hukum dalam kenyataan”.

Telaah atas sosiologi hukum bagian dari cabang ilmu hukum atau bagian dari cabang ilmu sosiologi, menyajikan diskusi yang cukup panjang. Namun sejak awal penulis sudah memprediksi sebagaimana ungkapan Latin “quot homines tot sententiae” artinya “banyak pendapat sebanding dengan banyak kepala manusia”. Itulah kedewasaan seorang akademikus dan praktisi.

Sehingga, secara tegas penulis menyatakan perspektif yang dipakai adalah sociological jurisprudence –istilah yang dikemukakan oleh Roscoe Pound. Dasarnya jelas karena latar belakang penulis sebagai seorang ahli hukum (yuris) maka perspektif hukum yang digunakan. Untuk memberikan pemahaman yang lebih luas dan dalam, turut pula dibahas sejarah perkembangan, tokoh penting, serta kegunaan dan tujuan sosiologi hukum.

Konsep memiliki arti gagasan berupa pengertian yang digambarkan atau diabstraksikan. Itu juga yang menjadi batasan buku ini, yakni konsep dasar dari sosiologi hukum. Konsep menjadi dasar atau pondasi untuk memahami suatu suatu ilmu, termasuk memahami sosiologi hukum. Hamzarief menuliskan konsep dasar sosiologi hukum secara sistematis dan lengkap berdasarkan pengalamannya sebagai akademisi dan praktisi hukum.

Penulis mengonfirmasi adagium “Het recht hink achter de feiten aan”, sebuah ungkapan yang menggambarkan betapa hukum selalu tertatih-tatih di belakang realitas sosial. Kesenjangan antara hukum dan peristiwa-peristiwa sosial menyebabkan hukum kehilangan kewibawaaanya. Oleh karenanya hukum harus mampu menyesuaikan diri terhadap setiap perubahan sosial yang ada.

Karya tulis ini terdiri atas sepuluh bab bahasan yang dirumuskan. Bab pertama “Pendahuluan” menjelaskan konsepsi sosiologi hukum. Bab dua mendalami tentang “Aliran-aliran dalam Sosiologi Hukum”. Bab tiga menelaah “Kaidah Hukum dan Kaidah Non Hukum”. Bab empat menjelaskan “Hukum dan Struktur Sosial”. Bab lima menganalisis “Hukum dan Perubahan Sosial”. Bab enam menyelami isu “Hukum sebagai Kenyataan Sosial”. Bab tujuh meninjau “Fungsi dan Tujuan Hukum di dalam Masyarakat”. Bab delapan, penulis mengajak mempelajari ihwal “Tipe-tipe Hukum di dalam Masyarakat”. Bab Sembilan mengkaji “Efektifitas Hukum di dalam Masyarakat”. Terakhir, bab sepuluh, pembaca diundang berdiskusi mengenai “Konflik dan Penyelesaian”. Semua bab cukup lengkap menjelaskan konsep dasar sosiologi hukum dari sudut pandang sosiological jurisprudence.  

Ringkasnya, buku terbitan Setara Press kelompok Intrans Publishing ini dianjurkan menjadi referensi oleh para akademisi maupun praktisi hukum. Disarankan bagi mahasiswa fakultas hukum atau sekolah hukum pada semua jenjang. Selain itu, baik juga dijadikan acuan atau pegangan oleh pengajar mata kuliah sosiologi hukum, advokat, serta aktivis dan pemerhati hukum.

Kajian ini mampu mengasah nalar dan memperdalam ilmu para penekun hukum, utamanya berdasar pada pendekatan empiris atau realitas di masyarakat (das sein). Tidak ada batasan bagi masyarakat luas yang memiliki ketertarikan belajar ahwal sosiologi hukum, karya bestari nan elok ini memadai, nikmat serta patut dibaca.

Konsep Dasar Sosiologi Hukum – Hamzarief Santaria

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini