Ratusan pengunjung Car Free Day Jalan Ijen Kota Malang membubuhkan cap tangan atau handstamp di atas kain putih sepanjang 8,6 meter pada Ahad 7 Juli 2024. (Foto: UMM).
Iklan terakota

Terakota.IDRatusan pengunjung Car Free Day Jalan Ijen Kota Malang membubuhkan cap tangan atau handstamp di atas kain putih sepanjang 8,6 meter pada Ahad 7 Juli 2024. Cap tangan perpaduan warna hitam, hijau dan merah mewakili warna bendera Palestina. Aksi dilangsungkan selama tiga jam mulai pukul 06.00 WIB, sebagai bentuk dukungan atau solidaritas terhadap tragedi kemanusiaan di Palestina.

“Warga Malanga antusias bersolidaritas untuk Palestina,” kata penyelenggara kegiatan, Devina Variessa dalam siaran pers yang diterima Terakota.ID.

Aksi ini merupakan kegiatan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM) bertajuk Journalist Solidarity for Palestine. Menjadi bagian even akhir rangkaian Communication Journalism Festival (CJ Fest) bertema kemanusiaan. “Kain sepanjang 8,6 meter merupakan simbol jarak Indonesia-Palestina sejauh 8.660 kilometer,” ujarnya.

CJ Fest merupakan inisiatif mahasiswa praktikan Public Relations UMM yang tergabung dalam kelompok “Laksana.” Mereka berkolaborasi dengan mahasiswa praktikan Produksi Jurnalistik Online. Acara dimulai 15 Juni 2024, berfokus terhadap peran jurnalis dalam menyuarakan kebenaran dan memperjuangkan kemanusiaan.

Ratusan pengunjung Car Free Day Jalan Ijen Kota Malang membubuhkan cap tangan atau handstamp di atas kain putih sepanjang 8,6 meter pada Ahad 7 Juli 2024. (Foto: UMM).

Setiap acara dalam CJ Fest dirancang mengedukasi, menginspirasi, dan mendorong aksi nyata dari para peserta. Partisipasi aktif dan keterlibatan masyarakat menunjukkan kuatnya solidaritas kemanusiaan yang bisa dibangun melalui edukasi dan aksi kolektif.

Selain bertujuan untuk meningkatkan solidaritas kepada Palestina, juga diharapkan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya peran jurnalis dalam konflik kemanusiaan. “Sekecil apapun suara kita, insyaallah akan berdampak besar jika dilakukan bersama-sama,” ujar panitia lain, Adinda.

Salah seorang pengunjung Car Free Day, Bagus mengaku kagum dengan acara yang dibuat mahasiswa praktikan Ilmu Komunikasi UMM. “Bagus, seolah tangan warga Malang turut merangkul para jurnalis palestina,” ujarnya.