Solidaritas Seniman untuk Banjir Rob Semarang

Terakota.id–Sejumlah seniman menggalang donasi bagi korban bajir rob di Tambak Lorok, Semarang. Tambak Lorok Enviroment Project Art Campaign, 17-18 Januari 2021. Bersama Prabu Dylan, Ken Sisca, Arahmaiani, Ari Rudenko, Adin Hysteria, Jaringan Kampung Nusantara (Japung), dan masyarakat setempat.

“Mengundanh para seniman bergabung, kami harapkan cita cinta dan kepedulian pada sesama. Menjadi karya nyata kita bersama,” tulis Ken Sisca dalam siaran pers yang diterima Terakota.

Ide awal, katanya, dari seorang dalang metal cilik Prabu Dylan yang mengetahui berita Tambak Lorok mengalami banjir rob. Tahun ini kali ketiga mengalami banjir besar akibat lautpasang dengan ketinggian ombak sampai empat meter. Mengakibatkan sejumlah rumah penduduk hancur. Perabot rumah tangga habis ditelan ombak.

Saat pandemi, warga kampung Tambak Lorok tertimpa musibah bertubi-tubi. Sehingga menimbulkan dampak sosial, ekonomi dan kesehatan. Lantas Ken Sisca dan Prabu Dylan menggagas sebuah project art campaign untuk meringankan penderitaan warga.

“Saya akan performance art bersama Prabu Dylan seorang dalang metal cilik yang serba bisa,” katanya. Ia berharap bisa berkolaborasi dengan para seniman lain dan terlibat dalam project art campaign ini.

Hasil kolaborasi art campaign, katanya, digunakan untuk membantu dan menata ulang insfratruktur yang rusak. Serta membangkitkan kembali perekonomian warga yang terhenti. Lantaran sebagai nelayan, mereka kehilangan alat produksi. Lenyap tertelan ombak.

Roda perekonomian warga, ujar Sisca, ditopang hasil laut. Para lelaki sebagai nelayan dan perempuan mengolah hasil tangkapan. Diolah menjadi kerupuk ikan dan dijual di pasar.

Selain itu, mereka juga tengah menyiapkan aksi menanam pohon bakau di pesisir. Sehingga diharapkan hutan bakau menghambat erosi laut dan berkembang menjadi wisata bahari hutan bakau.

Juga mengembangkan potensi hasil laut serta pengolahan hasil limbah laut. Seperti kulit kerang diolah menjadi seni kriya. Serta tercipta kampung bahari yang ramah lingkungan dan berdaya guna dengan sentuhan yang artistik. Berkat sentuhan tangan para seniman.

“Kita tidak dapat kerja sendiri, berharap bisa berjejaring bersama para pihak yang peduli terhadap kampung Tambak Lorok, Semarang,” katanya.

Dalam campaign project ini, Prabu Dylan akan menyumbangkan wayang, gitar performance dan hasil lukisannya. Semua akan dilelang secara daring.

Agenda Performance, 17 Januari 2021

1. prabu Dylan akan mendalang dan melukis serta bermusik dengan durasi @15 menit
2. Ken Sisca performance art diiringi musiknya prabu Dylan durasi 15 menit
3. Ari rudenko dg tarian/performance art daring
4. Mbak arahmaiani
5. Mas Adin hysteria

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini