Sinau Kepenulisan, Merekam Perjalanan Jelajah Pathirthan

Terakota.id-Puluhan orang duduk bersila, meriung di ruang redaksi Terakota.id, Jalan Joyosuko Metro 42 A Kota Malang, Ahad 12 Maret 2017.  Antusias mereka menyimak dan mencatat setiap pemaparan dari para pemateri. Ragam pertanyaan terlontar melengkapi penjelasan yang diberikan pemateri. Sejumlah peserta turut menanggapi dan terlibat diskusi.

Mereka adalah peserta Sinau Kepenulisan yang diselenggarakan divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Terakota.id. Empat materi secara marathon memberikan materi pelatihan dalam sinau kepenulisan. Terdiri dari jurnalis Terakota, Abdi Purnomo memberikan materi menulis feature, Abdul Malik menjelaskan teknik audio visual dan Aris Novia Hidayat teknik fotografi jurnalistik dan arkeolog Universitas Negeri Malang M. Dwi Cahyono.

“Peserta dilatih menulis perjalanan, foto jurnalistik, membuat video yang menarik, dan pengantar sejarah tentang situs Penanggungan,” kata panitia penyelenggara Putri Ariani. Abdi Purmono atau yang akrab disapa Abel, mengajak peserta untuk berlatih menulis berkisah atau feature. Yakni karya jurnalistik yang ditulis menarik, menghibur, dalam, dan informatif untuk menarik minat pembaca sekaligus menghibur dan menyuguhkan kaya informasi.

“Feature memungkinkan jurnalis menciptakan sebuah alur cerita yang tidak membosankan bagi pembaca. Tetapi, bukan fiktif dan harus tetap faktual dan akurat,” tutur Abel kepada peserta. Dia mendedah bagaimana sebuah perjalanan bisa menjadi bahan bakar lahirnya feature yang menarik.

Kreatifitas meramu detail-detail peristiwa dan informasi sepanjang perjalanan akan terasah dengan seringnya menulis. “Budaya mencatat dan menuliskan perjalanan amat penting dilakukan. Yang tertulis itu bisa terbaca oleh orang lain,” tandas Abel.

Setelah materi feature, peserta dibekali pengantar sejarah yang dibawakan oleh Arkeolog Universitas Negeri Malang, M. Dwi Cahyono. Sekaligus pemandu dalam acara Jelajah Pathirthan bertajuk Prasawya Tirtha Prawitra. Peserta akan diajak merekam perjalanan dalam acara yang diselenggarakan pada 19 Maret 2017, kegiatan ini merupakan bagian dari refleksi Hari Air yang jatuh setiap 22 Maret. Sama halnya dengan Gunung Semeru, Gunung penanggungan juga memiliki nama arkhais (kuno).

Baca juga :  Arkamaya: Perjuangan Belum Berakhir

“Sebagaimana dalam Prasasti Cunggrang 929 Masehi, Gunung Penanggungan dinamai Ardi Pawitra. Gunung Penanggungan yang letaknya lebih dekat dengan kedatwan Majapahit seolah gunung sucinya Kerajaan Majapahit. Sama halnya Semeru dengan Kerajaan Singosari,” kata M.Dwi Cahyono menerangkan kepada para peserta.

Kesucian Gunung Penanggungan, diyakini berpengaruh pada sumber air (tuk) yang tersebar di bukit dan lembahnya.  Air yang berada di dalamnya bukan dipandang sebagai air biasa, banyu yang profan. Melainkan air sakral nan suci yang disebut tirtha. “Kolam-kolam yang mewadahi disebut dengan pathirthan. Patirthan ri Pawitra, patirtan di gunung yang suci,” jelas Dwi Cahyono.

Perjalanan suci yatra dengan mengitari gunung suci Pawitra dijalankan berlawanan dengan arah jarum jam. Prosesi bertirthayatra seperti ini disebut prasawya. “Maka tepat bila acara ini disebut Prasawya Tirtha Pawitra, Pra-Ti-Pa,” Dwi Cahyono menjelaskan terkait acara.

Tidak hanya dalam bentuk tulisan, peserta Sinau Kepenulisan diharap juga bisa menghasilkan foto jurnalistik dan video yang menarik. Aris Novia Hidayat dan Abdul Malik, fotografer dan videographer Terakota.id, secara bergantian berbagi keterampilan pengambilan gambar. Serta memberikan contoh foto dan video yang pernah mereka berdua hasilkan.

Berbekal materi sinau kepenulisan, peserta diajak untuk merekam Jelajah Patirthan dalam bentuk karya jurnalistik berupa tulisan fearture, foto, maupun video. “Setiap karya akan ditampilkan di Terakota.id. Bisa juga difasilitasi diterbitkan dalam buku antologi karya. Tentu ada proses review di sana,” jelas Putri Ariani.

Hujan mulai mereda. Hari yang menjelang maghrib menandai berakhirnya rangkaian acara. Ada yang langsung beranjak pulang. Pun, ada yang masih meneruskan obrolan.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini