Seniman dan Akademikus Membedah Topeng Bapang

Terakota.idSeniman, dan akademikus membincangkan sosok Bapang dalam sarasehan Temu Topeng Malang #1 di Kafe Mesem Tumpang, Jumat 27 Juli 2018. Bapang merupakan salah satu karakter atau tokoh dalam sendratari topeng Malang.

Menghadirkan penari topeng Budi Utomo alias Cak Ut dari sanggar tari Setyo Tomo, pimpinan Padepokan Mangun Dharmo Ki Soleh Adi Pramono dan dosen seni tari Universitas Negeri Malang Roby Hidajat. Mereka mengupas makna, filosofi, dan sejarah topeng Bapang.

Sarasehan dimulai dengan pertunjukan Budi Utomo menarikan karakter Bapang di depan para peserta sarasehan. Mengenakan topeng Bapang dengan hidung panjang berwarna merah. “Bapang menggambarkan tokoh berkarakter gagah. Ditandai gerakan tangan yang lebar, merentang ke kiri dan ke kanan. Angkat salah satu kaki,” kata Budi Utomo dalam siaran pers yang diterima Terakota.id.

Topeng memiliki mata lebar disebut ”telengan.” Cak Ut yang merupakan pimpinan sanggar tari Setyo Tomo mempraktikkan ragam gerak tari topeng Bapang. Gerakan tari ini didasarkan ingatan dan yang diajarkan leluhur. Ia nilai saat ini terlalu banyak perubahan varian dan ragam gerakan.

Usai pertunjukan Roby Hidajat menjelaskan jika Bapang merupakan karakter yang memiliki kepribadian yang bangga sanjungan. Tampak, katanya, dari sikap dan gerakan yang membusungkan dada dan tangan direntangkan. Serta meenggunakan tenaga besar pada bagian awal gerakan.

“Mestinya tarian topeng Bapang itu lepas dan lucu sehingga membuat penonton terpingkal-pingkal,” katanya. Gerak tari Bapang yang lucu, ujarnya, tergantung permainan kendang dan pengrawit. Sehingga gerak tari penari di panggung bisa luwes dan lucu.

“Istilahnya dol tinuku.”Tari Bapang mestinya kelyar dari pakem dan struktur dari ragam gerak tari yang ada.

Ki Soleh Adi Pramono yang juga dalang Wayang Topeng Malang menjelaskan jika dramatari topeng Malang dibagi menjadi beberapa adegan atau babak. Salah satunya tampilnya tari bapang, yang umumnya menjadi penjeda antar adegan.

Seniman dan akademikus membahas karakter topeng Bapang dalam sarasehan Temu Topeng Malang #1 di Kafe Mesem Tumpang, Jumat 27 Juli 2018. (Foto : Isa Wahyudi).

“Dikenal sebagai selingan,” katanya. Pada adegan itu, Bapang tampil diikuti abdi atau pendamping yang bernama demang mones.

Malang sangat kaya dengan ragam kesenian dan salah satunya adalah tari topeng malang.  Selama ini masyarakat banyak mengenal ragam tarian topeng diantaranya Tari Topeng Grebeg Jowo,  Grebeg Sabrang,  Gunungsari,  Ragil Kuning,

Bapang merupakan tokoh dalam dramatari topeng Malang, dikenal dengan sebutan Jayasentiko. Yakni salah seorang Bupati dari Kadipaten Banjarpatoman. Sebuah kadipaten yang berada di bawah kekuasaan Raja Klono Sewandono.

Sarasehan ini digelar untuk mengenalkan dan kampanye  Wayang Topeng Malang kepada masyarakat dan komunitas di Malang. Diselenggarakan komunitas seni, dan seniman di Malang. Temu Topeng Malang bakal diselenggarakan saban bulan. Berkeliling ke sejumlah kantong kesenian tari dan watang topeng Malang.

1 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini