Sebaran Virus Corona di Dunia

Police officers and soldiers check passengers leaving from Milan main train station, Italy, Monday, March 9, 2020. Italy took a page from China’s playbook Sunday, attempting to lock down 16 million people — more than a quarter of its population — for nearly a month to halt the relentless march of the new coronavirus across Europe. Italian Premier Giuseppe Conte signed a quarantine decree early Sunday for the country’s prosperous north. Areas under lockdown include Milan, Italy’s financial hub and the main city in Lombardy, and Venice, the main city in the neighboring Veneto region. (Claudio Furlan/LaPresse via AP)

Terakota.id–Virus Corona atau novel Coronavirus (Covid-19) awalnya merebak di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China sejak 31 Desember 2019. Virus cepat menyebar dan mewabah hingga ke 100 Negara. Kemunculan virus berawal dari sebuah pasar di Wuhan, sekitar 375 orang yang aktivitas  di pasar terinveksi virus yang sumber penularan berasal dari kelelawar.

Untuk mengetahui penyebaran virus, Journocoders Indonesia berkolaborasi dengan ruang redaksi Tirto.id, Universitas Negeri Tirtayasa, Universitas Multimedia Nusantara, Bisnis.com, Independen.id, Kompas.com, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung, dan zonautara.com menyajikan grafik visualisasi virus Corona. Data yang tersaji data terbaru 11 Maret 2020 dan akan terus di-update.

UNICEF Indonesia menyampaikan pengumuman mengenai virus Corona agar setiap warga melindungi diri untuk mendapatkan informasi akurat Setelah pemerintah mengumumkan virus Corona (Covid-19) terdeteksi di Indonesia. UNICEF Indonesia engingatkan pentingnya melindungi diri dengan mencari informasi akurat dari sumber yang dapat dipercaya.

Ada kecenderungan informasi tidak akurat menyebar dan dibagikan. Sehingga menyebabkan rasa takut, stigma dan informasi keliru tentang perlindungan diri dari penyakit. Salah satu contohnya adalah pesan daring keliru yang beredar dalam beberapa bahasa dan mengutip UNICEF sebagai sumbernya.

Pesan memperingatkan untuk menghindari es krim dan makanan dingi. Serta serangkaian tindakan lain, dapat membantu mencegah timbulnya penyakit. Informasi tersebut sama sekali tidak benar.

UNICEF bekerja dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), otoritas pemerintah dan dengan mitra media social termasuk Facebook, Instagram, LinkedIn dan TikTok untuk memastikan tersedia informasi dan saran yang akurat.

Berikut ini adalah beberapa sumber informasi terpercaya tentang virus korona:

https://www.unicef.org/indonesia/coronavirus

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019

https://www.kemkes.go.id/

https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/index.html

Bekerja sama dengan WHO dan mitra lainnya, UNICEF terus mendukung respons Pemerintah Indonesia terhadap Covid-19 dan untuk lebih memahami dan mengurangi dampaknya terhadap anak-anak dan keluarga.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Kinanti Pinta Karana, Spesialis Komunikasi UNICEF Indonesia: kpkarana@unicef.org / + 62 815 880 5842

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini