Romantisme Tugu Malang

Terakota.id – Ada sisi romantis di setiap arsitektur dan tata ruang Kota Malang. Pemerintah Kolonial Hindia Belanda punya andil penting menyuguhkan rasa itu. Mengembangkan tata kota ini dengan orientasi city garden atau kota taman yang nyaman di masa depan.

Pemerintah Belanda menetapkan gementee atau Kotamadya Malang pada 1914. Sejak itu, dibagi VIII tahap perencanaan kota atau bouwplan hingga 1942. Menata jaringan jalan, gedung, permukiman dan lainnya. Mengembangkan sebuah kota dengan corak kolonial.

Jan Pieterszoon Coenplein atau lapangan J.P Coen adalah nama taman ini di masa kolonial. Sebagai penghormatan terhadap Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Jaan Pieterzoen Coen. Jadi kawasan utama Pemerintah Hindia Belanda menetapkan gementee atau Kotamadya Malang pada 1914.

Artikel ini telah diunggah di Terakota.id dengan Judul

Tiga Taman Heritage di Kota Malang

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini