Reksa Budaya Ponorogo

Terakota.id--Ponorogo sering disebut bumi reog. Tari reog menjadi tetenger di kancah nasional maupun internasional. Ternyata Ponorogo menyimpan banyak kesenian tradisi yang menjadi bagian penting dari peradaban masyarakat Ponorogo. Kesadaran masyarakat Ponorogo membuat semua kesenian masih terjaga hingga kini.

Kesadaran masyarakat Ponorogo pula yang terus melanggengkan perayaan maupun ritual yang saling berkesinambungan dengan filosofi hidup masyarakat Ponorogo.

LPM aL-Millah mengulas berbagai kesenian tradisional dalam antologi esai “Reksa Budaya Ponorogo.” Ada
perayaan atau ritual yang melekat dalam kehidupan masyarakat Ponorogo. Reksa artinya menjaga, menjadi pokok penting bahwa budaya sejatinya tidak hanya diperlihatkan namun juga butuh pelestarian.

Buku ini hadir sebagai bentuk merawat ingatan dan menjaga budaya agar senantiasa tak lekang oleh waktu.
Lembaga Pers Mahasiswa aL-Millah IAIN Ponorogo mengundang seluruh rekan-rekan untuk datang pada agenda kami;

Dialog Kebudayaan dalam rangka Peluncuran Buku Antologi Esai LPM aL-Millah bertema “Ngrumat Budaya Ponorogo.”

Narasumber :
▶️ Irfan Afifi (Pengelola Suluk Kebudayaan Indonesia, Pendiri langgar.co )
▶️ Ahmad Lutfi, M. Fil. I (Dosen Filsafat IAIN Ponorogo, Penulis Buku “Etika Jawa”)

Moderator :
▶️Ariny Sa’adah, S. Sos.

📅 Selasa, 25 Februari 2020
🕖 19.00 WIB
📌 Warung Kopi Mataraman (Jl. Pramuka gang II Ronowijayan, Siman, Ponorogo)

✅ Terbuka untuk umum
✅ Gratis buku & stiker

Narahubung:
+62 838-5030-2498 (Samsul)
+62 899-9106-390 (Alifah)

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini