Pesta Malang Sejuta Buku, Pestanya Pencinta Buku

Reporter : Yogi Fachri Prayoga

Terakota.id—Pertunjukan tari topeng Malang membuka Pesta Malang Sejuta Buku yang diselenggarakan di taman Krida Budaya Jawa Timur, Kamis 19 Oktober 2017. Penari topeng siswa SMP Negeri 22 Kota Malang menunjukkan kesenian tradisional yang lahir dan berkembang di Malang, seolah menyapa para pecinta buku di Malang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kota Malang,  Abdul Malik dalam pidato sambutan berharap Malang selain kota pendidikan juga menjadi kota literasi.  “Pemerintah Kota Malang mendukung penuh kegiatan yang digerakkan komunitas untuk membangun budaya literasi,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Abdul Malik juga meminta para penerbit di Kota Malang untuk bergerak menguatkan budaya literasi di Kota Malang. “Jika ada hambatan silahkan sampaikan. Pasti kami bantu. Anggaran dan program, kami berkomitmen untuk menyejahterakan masyarakat,” kataAbdul Malik.

Pembukaan ditandai dengan aksi teatrikal pelajar SMP Neger 22 Kota Malang disertai pelepasan burung dara secara simbolis. Burung dilepaskan oleh penyelenggara 3 GP Production, Kepala Perpustakaan Kota Malang Djoko Juwono Mulyono, dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Malang, Abdul Malik.

Pameran dilangsungkan mulai 19-25 Oktober 2017. Direktur Managing 3 GP Production, Hinu OS sebagai penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada penerbit di Kota Malang.  Penerbit di Malang mendukung penuh pelaksanaan pameran buku.

“Dukungan datang dari penerbit di Malang,” katanya. Sebanyak 200 penerbit akan meramaikan Pesta Malang Sejuta Buku 2017 di Taman Krida Budaya Malang, 19-25 Oktober 2017. Penerbit buku nasional ini akan menghadirkan beragam buku bacaan ‘bergizi.’ Pameran buku ini merupakan kali kedua, pameran sebelumnya digelar setahun lalu di tempat yang sama.

“Kami ingin menyosialisasikan program Ruang Baca Ruang Bicara yang dicanangkan pemerintah di seluruh tanah air,” katanya. Pameran buku ini juga untuk mendekatkan buku kepada masyarakat Kota Malang.

Pameran dibuka mulai pukul 09.00-21.00 WIB. Selain pameran Pesta Malang SejutaBuku 2017 juga akan dimeriahkan beragam acara. Mulai diskusi sastra, bedah buku, workshop, pertunjukan sastra dan musik, sarasehan, dolanan anak dan bertemu penulis buku. Berbagai komunitas teater, musik tradisional dan penyair di Malang akan meramaikan acara yang menjadi momentum gerakan literasi di Malang.

Pameran buku ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi bagi penerbit dengan memampang buku-buku berkualitas. Namun menjadi ajang kreatifitas dalam mengemas stand penerbitan dengan konsep yang menarik.

Pojok cerpen dan Pelangi Sastra mengusung konsep ruang baca pribadi untuk menarik pengunjung. Gerai ditata secara menarik dan atraktif. Tak hanya membeli buku favorit, pengunjung juga bisa berfoto dengan latar belakang gerai. Instalasi ruang baca yang disajikan Pojok Cerpen dan Pelangi Sastra mencuri perhatian pengunjung pameran.

Tinggalkan Pesan