Perupa Asal Malang Menjuarai Kompetisi Melukis di Hungaria

Terakota.id–Perupa asal Malang Maharani menjuarai kompetisi melukis di Hungaria. Kompetisi perupa di Kota Godollo, Hungaria yang diselenggarakan oleh Veress Gabriella. Maharani satu-satunya pelukis asal Malang yang tercatat sebagai anggota kelompok perupaang berbasis di Hungaria.  Kedua kelompok perupa ini sering mengaFMM &  Ver Deco Budapest yjaknya untuk mengikuti pameran dan kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

“Saya senang dan melihat titik terang karya perupa dari Indonesia diterima di kawasan Eropa. Lebih dihargai. Ini langka pertama saya membuka peluang baru menembus Eropa. Dari Malang saya mencoba melalui Hungaria,” kata Maharani melalui aplikasi perpesanan.

Acara kompetisi ini dibuka Walikota Kota Godollo Hungaria, Gémesi György. Pelukis beraliran realis itu sejak setahun terakhir tinggal di Hungaria. Ia berinteraksi dan berkomunikasi dengan komunitas seniman di sana. “Akrab dan konsisten bersilaturahmi dan berkompetisi.”

Maharani mendapat dukungan dari seniman di Hungaria. (Foto : Dok Pribadi).

Maharani berusaha mengenalkan karya para dari Malang untuk menembus Eropa. Mei lalu, ia membuka gallery art space di Budapest yang digunakan bersama sebagai multi gallery. Sementara ini dipamerkan karya lukisan yang dihasilnya dan beberapa teman pelukis dari Malang,  Batu, dan Blitar. Serta para pelukis Malang yang berada di Jakarta dan Kota Praha, Ceko.

Gallery art space juga dipakai sebagai tempat latihan menari topeng Malang Putri Jawi, workshop patung dan latihan melukis dengan media kain untuk masyarakat Indonesia di Budapest. Beberapa lukisan seniman di Jatim sudah dipamerkan di galeri ini

“Pesan untuk teman-teman let’move on….”

Setelah menjuarai kompetisi melukis ini ia akan mengembangkan diri untuk terus berkarya di Hungaria. Selain itu, ia juga tetap akan mengikuti kompetisi perupa di Hungaria dan Negara sekitarnya di Eropa. Sekaligus tetap menjalin bersilaturahmi dengan perupa lokal.

Maharani juga membantu lukisan-lukisan karya perupa Malang di Hungaria. Serta mendirikan galeri yang lebih besar untuk karya perupa Arek-arek Malang di Hungaria.

Jika balik ke Malang, ia juga tetap terus berkarya di Rumah Pinang artspace Kota Batu yang dikelolanya. Rumah Pinang juga menerima residensi bagi para perupa dari luar negeri untuk mengikuti workshop.

 

 

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan