Pertunjukan Sinematik Shri Rajasa Sang Amurwabhumi

Foto : Dokumen Panitia

Terakota.idDalang dan komposer gamelan asal Malang Bagus Baghaskoro Wisnu Murti menggelar sebuah pertunjukan epik berjudul “Shri Rajasa Sang Amurwabhumi.” Bagus yang kini menetap di Solo bersama Komunitas Saba Nusa menggarap pertunjukan sinematik. Menggabungkan beberapa unsur seperti wayang, tetater, komposisi musik baru dan permainan multimedia.

Pertunjukan kolosal dilangsungkan di beberapa kota di Jawa Timur atas hibah Fasilitasi Bidang Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pertunjukan Shri Rajasa Sang Amurwabhumi diilhami dari ikhtiar sederhana, yakni menarasikan lakon-lakon nusantara dalam bentuk sinema wayang sandosa.

Wayang telah menjadi jati diri kebudayaan Indonesia dan khususnya Jawa. Seolah hanya berisi dua kisah besar yakni epos Mahabarata dan Ramayana. Kedua epos, meski banyak bersentuhan dengan kekuatan lokal di Jawa, tetapi harus diakui sebagai warisan berharga yang dibawa dari India.

Bagus dan Komunitas Saba Nusa memandang wayang adalah “ruang imajinatif” yang mampu menampung gejolak  kreativitas tanpa batas. Ada usaha membawa lakon nusantara, seperti laku hidup Ken Arok, kedalam pertunjukan wayang. Dikemas dalam citra dan karakter yang lebih baru dan segar. “Tidak menutup kemungkinan, kedepan membawakan kisah lokal Nusantara yang lain,” kata Bagus dalam siaran pers yang diterima Terakota.id.

Foto : dokumen panitia

Harapannya sederhana, agar kekayaan kisah sejarah di Nusantara mampu diserap lebih efektif dan terbuka, terutama bagi generasi muda. “Kita tidak mau generasi kita abai sejarah. Lewat pertunjukan ini, kita mencoba diingatkan tentang siapa dan darimana kita berasal,” ujar Bagus.

Shri Rajasa Sang Amurwabhumi dipentaskan di Taman Krida Budaya Malang, Jumat 4 Desember 2020. Berformat pertunjukan blanded, mengundang penonton terbatas berjumlah 50 orang dengan protokol kesehatan yang ketat, dan disiarkan secara daring di kanal Youtube Baghaskoro Arema pada Jumat, 4 Desember 2020 pukul 19.30-selesai di Taman Krida Budaya Jalan Soekarno Hatta Nomor 7, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

 

 

1 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini