Pertemuan Pecinta Panji : Eko Kultura Panji

Terakota.id–Epos Panji tak ada habisnya diperbincangkan maupun diteliti. Budaya Panji menyebar sampai ke Indo Cina, menjadi bagian kebudayaan masyarakat setempat. Di Malang, Budaya Panji berkembang menjadi kesenian tari topeng dan wayang topeng Malangan. Berbeda dengan wayang di tempat lain yang mengangkat kisah epos Ramayana dan Mahabarata.

Bagaimana dengan generasi muda? Apakah mereka mengenal Panji? Untuk mempopulerkan Panji di kalangan anak muda, generasi milenial dan generasi Z Museum Mpu Purwa menghadirkan Pertemuan Panji 2019 : Eko-Kultura Panji.

Pada Minggu, 1 Desember 2019 mulai pukul 10.00 – Selesai. Di Museum Mpu Purwa Jalan Soekarno Hatta Kota Malang.

Pertemuan Pecinta Panji warsa 2019 bertema “Eko-Kultura Panji” diharapkan meneguhkan lagi tali silatarurahim kita antar “Pecinta Budaya Panji.” Serta meluaskan wawasan ragam unsur Budaya Panji. Meliputi cinta alam dan lingkungan.

Menghadirkan narasumber seniman Ki Soleh Adi Pramana yang akan menembang “Mocopat Sri-Sedono” serta mengupas babakan tradisi agraris Jawa, sebagai bentuk kearifan ekologis dalam Budaya Panji.

Akademikus Jerman Lydia ‘Sekartaji ‘Kieven, peneliti Panji. Yang akan menyampaikan pengalamannya dalam “Tur Jantur” bersama Agus Bimo Prayitno pada “nagari manca” Jerman dan di antero tlatah Eropa beberapa waktu lalu.

Serta Arkeolog Dwi Cahyono yang akan mengeksplorasi budaya Panji, dengan siratan isi  pesan lingkungan.Relasi antara budaya Panji, dengan ekologi dulu-kini di Nusantara.

 

Narahubung: Yanni 081 2523 8755

Catatan:

* Sengaja gratis dan terbuka untuk umum. Mohon infokan rencana kehadiran anda.

* Dipersilahkan untuk perform seni-budaya di pelataran depan Museum Mpu Purwa

* Kemurahan hati dengan hadir membawa konsumsi (apapun), amat melegakan hati.

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini