Perjalanan Suci Santri Membawa Pesan Damai ke Afrika

perjalanan-suci-santri-membawa-pesan-damai-ke-afrika
Puluhan pesepeda mengiringi keberangkatan Hakam Mabruri menjelajahi 14 Negara di benua Afrika. (Terakota/Eko Widianto).

Terakota.id–Suara adzan berkumandang dari Pondok Pesantren  An Nur 2, Bulawang, Selasa 11 September 2019. Menenteng sepeda gunung Hakam Mabruri, 37 tahun, keluar dari aula pesantren setempat. Keberangkatan Hakam diantar ribuan santriwati yang berdiri berjajar sepanjang jalan dari pesantren sampai jalan utama Malang-Lumajang.

Para santri melemparkan bunga setaman dan kembang api ke udara, dibarengi dengan nyanyian mars Nahdlatul Ulama (NU). Rangkaian bunga melingkar di leher, Hakam melempar senyum kepada para santri di kawasan pesantren. Berjalan beriringan ia menuntut sepeda yang akan ditumpanginya menuju 14 Negara di kawasan benua Afrika.

Bendera merah putih berkibar, sebagai tanda pemuda asal Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang ini tengah bertolak menuju Afrika. Puluhan pesepeda mengiringi perjalanan . Pekik tabir dan tepuk sorai melepas perjalanan Hakam melintasi benua Afrika yang dikenal memiliki alam ekstrem dan rawan konflik.

Hakam tengah melakoni perjalanan Holy Journey 2nd : The Glorius Santri Journey in Africa. Perjalanan Hakam ini merupakan kelajutan Holy Journey yang dilakukan bersama istrinya Rofingatul Islamiah, 37 tahun dua tahun lalu yang berakhir di Mesir. Sebuah perjalanan bersepeda untuk menyampaikan pesan damai di seluruh penjuru negeri.

perjalanan-suci-santri-membawa-pesan-damai-ke-afrika
Hakam Mabruri, istri Rofingatul Islamiah dan anak tunggalnya berfoto bersama sebelum berangkat. (Terakota/Eko Widianto),

Kini, ia akan melakoni bersepeda seorang diri mulai dari Mesir melintasi Sudan- Etiopia- Kenya- Uganda- Rwanda- Tanzania- Mozambiq- Malawi- Zambia- Zimbabwe- Botswana- Namibia berakhir di Afrika Selatan. Untuk memulainya, ia akan bersepeda dari Malang ke Jakarta dilanjutkan menumpang pesawat ke Mesir.

Belajar dari Alam Afrika

Perjalanan ini telah disiapkan secara matang mulai bekal logistik, dokumen, fisik dan peralatan sepanjang perjalanan. Dibutuhkan persiapan selama sebulan, untuk melakukan perjalanan bersepeda solo ini. Berbagai pihak mendukung, dan memberi sumbangan biaya serta dukungan moral.

”Insyaallah ditempuh selama 12 bulan. Start dari Mesir,” kata Hakam. Menurutnya Afrika seksi, menyimpan peninggalan sejarah agama dunia. Mulai sejarah samawi, hingga agama penduduk lokal. Selain itu, Afrika juga memiliki kebudayaan dan alam yang berbeda dengan benua lain.

“Afrika bisa dikatakan Ibu Bumi. Banyak masalah yang ada di muka bumi berasal dari Afrika,” katanya. Perjalanan ke Afrika memiliki tantangan alam juga yang berbeda. Selama ini, katanya, Afrika digambarkan seram dan mengerikan. Untuk itu, Hakam bakal menggali keindahan alam, budaya Afrika yang memesona.

perjalanan-suci-santri-membawa-pesan-damai-ke-afrika
Hakam Mabruri akan menyampaikan pesan damai dan menyajikan kebudayaan dan alam Afrika yang eksotis. (Terakota/Eko Widianto).

Perjalanan sejauh 17 ribu kilometer ini, telah dirancang secara matang. Sama seperti Holy Journey pertama, ia berharap perjalanan lancar sesuai rencana. Hakam memutuskan bersepeda seorang diri lantaran iklim di Afrika cepat berubah, sedangkan anaknya masih kecil. Jika tak ada hambatan diperkirakan dibutuhkan waktu selama setahun. “Doa dari teman dan saudara mengiri perjalanan saya,” katanya.

Hakam juga didukung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan dihubungkan dengan Pengurus Cabang Istimewa NU di sepanjang jalur perjalanan. Sehingga ia tak mengkhawatirkan perjalanan yang ditempuh seorang diri. “Saya mewakili santri untuk kampanye Indonesia damai. Santri cintai negaranya,” katanya.

Wakil Santri untuk Dunia

Santri, katanya, merupakan akronim dari insan taat republik. Sehingga ia berpesan agar santri tetap mencintai negeri sendiri. Pesan ini juga akan disampaikan ke seluruh penjuru negeri bertemu dengan komunitas Islam dan lintas iman, Islam merupakan agama damai. Islam bisa hidup berdampingan dengan agama lain di Indonesia secara aman dan damai.

Indonesia, katanya, juga merupakan Negara berpenduduk Islam terbesar sedunia, Negara yang ramah dan menjaga toleransi. Selain itu, kampanye kepada dunia Internasional bahwa pesantren bisa mencetak tenaga yang berpikiran maju dan global.

perjalanan-suci-santri-membawa-pesan-damai-ke-afrika
Hakam Mabruri juga mengabarkan jika Indonesia merupakan Negara berpenduduk Islam terbesar sedunia yang ramah dan menjaga toleransi. (Terakota/Eko Widianto).

Sepanjang jalan ia juga bakal mengunjungi tempat ibadah dan situs agama Islam dan kepercayaan lain. Termasuk menjalin persahabatan dan dialog lintas iman. Serta merenung dan memaknai alam karunia Allah, SWT. “Tadabbur alam,” katanya.

Isu alam dan lingkungan tak jauh dari diri Hakam Mabruri, pada Desember 2012 ia mengayuh sepeda Malang-Malaysia selama sebulan. Serta melanjutkan bersepeda sampai ke Brunei Darussalam untuk kampanye penyelamatan penyu. Bersepeda, kata Hakam juga mengkampanyekan lingkungan hidup karena sepeda merupakan salah satu kendaraan tanpa emisi gas buang yang ramah lingkungan.

“Usaha saya sudah membuahkan kesadaran untuk menyelamatkan spesies ini,” katanya.

Melepas Hakam, pengasuh Pondok Pesantren An Nur 2 Kiai Haji Fatchul Bahri menyerukan agar Hakam tetap senantiasa berpasrah kepada Allah, serta tetap menjalankan ibadah. Keberangkatan Hakam tepat 10 Muharam, waktu Allah memberikan pertolongan kepada para Nabi. Mulai pertolongan untuk Nabi Musa, Nabi Yunus, dan Nabi Yusuf.

“Memilih perjalanan panjang tepat 10 Muharam, tepat  asyura. Semoga jika halangan dan rintangan mendapat pertolongan Allah, sebagaimana pertolongan kepada para Nabi,” katanya.

Kiai Fatchul memberi motivasi, agar perjalanan awal Muharam ini lancar. Semua aktifitas, kataya, tergantung niat. Perjalanan berat, katanya, jika memiliki niat kuat diharapkan bisa dilaksanakan secara maksimal. “Bekal paling utama ketakwaan. Ini perjalanan berat, jangan melupakan salat lima waktu. Semoga istiqomah,” katanya.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini