Pendakian Gunung Semeru Dibuka, Dibatasi Maksimal 300 Pendaki

gunung-semeru-merdeka-dari-sampah
Gunung Semeru dilihat dari Desa Burno, Senduro, Lumajang. (Terakota/Eko Widianto).

Terakota.idKangen berpetualang di alam bebas? Mendaki Gunung Semeru? Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) membuka pendakian Gunung Semeru 24 Mei 2021. Para calon pendaki harus memenuhi syarat pendakian. Syaratnya pendakian hanya dapat dilaksanakan untuk kelompok kecil dengan jumlah pendaki antara 4-7 orang.

Sedangkan usia pendaki yang diizinkan minimal 10 tahun sampai 60 tahun. Calon pendaki diharapkan di pos Ranupani minimal tiga jam sebelum keberangkatan. Sementara penggantian anggota maksimal satu kali dengan batasan waktu dua hari sebelum keberangkatan.

“Penggantian tidak untuk ketua kelompok. Anggota kelompok yang diganti maksimal 50 persen dari jumlah anggota. Pengantian hanya dapat dilakukan untuk sistem booking online,” tulis pengumuman di akun media sosial BBTNBTS.

Waktu check in mulai 08.00 WIB sampai 14.00 WIB sedangkan waktu keberangkatan 15.00 WIB. Waktu check out  8.00 WIB sampai 16.00 WIB di kantor resort Ranupani, Lumajang.

Sementara syarat memperoleh izin pendakian Gunung Semeru, calon pendakian melampirkan bukti cetak pendaftaran surat pernyataan daftar perlengkapan dan perbekalan. Selain itu, juga melampirkan foto kopi identitas yang berlaku. Pendakian yang berusia kurang dari 17 tahun wajib menyertakan identitas diri dan syarat izin orang tua dengan materai dan foto identitas orang tua.

Juga melengkapi surat keterangan sehat termasuk bebas Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) bertandatangan dan stempel dari fasilitas layanan kesehatan paling lama tiga hari sebelum pendakian. Seluruh calon pendaki wajib mendapat pengarahan sebelum mendaki dan wajib mematuhi protokol kesehatan.

Seorang pendaki di puncak Mahameru dengan latar kepulan asap yang keluar dari kawah. (Terakota/ Abdul Malik).

Jumlah pendaki pertimbangan daya dukung, daya tampung atau Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) dan menerapkan protokol kesehatan. Berdasar monitoring dan evaluasi pendakian kuota Gunung Semeru setiap hari 50 persen dari daya tampung maksimal 300 orang per hari.

Kuota pendakian dibagi 130 orang per hari untuk pendakian reguler dan 170 untuk pendakian reschedule. Pembukaan kuota pendakian dilakukan berkala sebulan sekali, selambat-lambatnya sepekan sebelum pergantian bulan. Batas lama pendakian yang diizikan maksimal tiga hari dan dua malam.

Sesuai batas aman pendakian yang direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) maksimal di Kalimati atau vegetasi terakhir. Karena alasan aktivitas vulkanik pendaki dilarang naik sampai ke puncak kawah Jonggring Saloka.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini