Pandemi Covid-19 dan Dampak terhadap Sumber Daya Manusia

Ilustrasi : shiksha.com

Oleh : Sri Puspa Nurhayati*

Terakota.idTahun 2020 merupakan tahun yang menakutkan bagi seluruh manusia muka bumi. Pandemi Covid-19 menjadi momok. Prosedur kesehatan menjadi prioritas utama. Hampir semua lini kehidupan termasuk sektor ekonomi terdampak pandemi Covid-19. Kondisi perekonomian global berubah secara signifikan sejak awal 2020.

Pemerintah telah mengeluarkan beberapa strategi untuk meminimalisasi risiko penyebaran Covid-19.  Mencegah virus tak berkembang secara luas di Indonesia. Tercatat ribuan nyawa melayang dan banyak yang dirumahkan dan dipecat dari pekerjaanya. Setiap orang dihantui pemecatan.

Kini, pengangguran melonjak sehingga kasus kriminalitas meningkat demi bertahan hidup. Sedangkan pemerintah menetapkan fase New Normal atau kenormalan dan pembatasan sosial untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 dan memulihkan perekonomian. Diharapkan fase New Normal tetap produktif dan aktivitas ekonomi tetap berjalan saat pandemi Covid-19.

Sebuah penelitian dilakukan Deblina Roy dalam jurnal Asian Journal of Psychiatry berjudul Study of knowledge, attitude, anxiety & perceived mental healthcare need in Indian population during COVID-19 pandemic terbit April 2020. Penelitian tersebut menyebutkan pandemi berdampak terhadap kesehatan mental seseorang. Penelitian menunjukkan 12,5 persen mengalami kesulitan tidur, paranoid tentang infeksi covid-19 37,8 persen dan merasakan tekanan akibat media sosial sebesar 36,4 persen.

Perilaku manusia berubah, ada kebiasaan baru antara lain menjaga jarak atau social distancing, mencuci tangan dan memakai masker. Kebiasaan baru ini mempengaruhi perilaku manusia. Sebelumnya masyarakat Indonesia setiap bertemu selalu bersalaman tetapi di era baru ini bersalaman dihindari untuk mencegah penularan.

Sebelum era new normal, memakai masker di tempat umum adalah sesuatu yang aneh dan berbeda, sekarang memakai masker adalah suatu keharusan. Jika tidak memakai masker di tempat umum menjadi sesuatu yang aneh dan melanggar peraturan. Bahkan ada sanksi yang diterapkan bagi pelanggar.

Kebijakan pemerintah menerapkan pembelajaran jarak jauh atau sekolah daring turut memberi beban kepada orang tua. Proses pembelajaran dilakukan di rumah, sehingga orang tua turut mengambil peran sebagai guru. Orang tua dituntut mampu mengganti peran guru di sekolah, sehingga membuat orang tua harus kreatif dalam mengajarkan anak agar tetap produktif.

Anak-anak dibentuk perilakunya, yang akan terbawa sampai mereka dewasa nanti. Pengalaman selama pandemi ini akan membuat mereka terbiasa melakukan perilaku hidup bersih dan sehat di kemudian hari. Banyaknya angka anak usia dini yang belum mendapatkan layanan pendidikan juga dipengaruhi oleh persepsi orangtua terhadap pendidikan anak usia dini (Pratiwi, Widiastuti, dan Rahardjo, 2018).

Mengubah kebiasaan memanglah sulit, namun momentum ini membuat kita semua melakukan kebiasaan yang baik. Siapapun tidak akan mau terpapar Covid-19. Berbicara masalah Sumber Daya Manusia (SDM) elemen utama adalah modal, teknologi dan uang. Karena semua dikendalikan orang.

SDM sebenarnya berhubungan dengan produktifitas. SDM memiliki produktifitas, yaitu kemampuan sumber daya manusia dalam melakukan pekerjaannya memeroleh sesuatu (Maulyan, 2019). Masalah sumber daya manusia masih menjadi sorotan dan tumpuan bagi masyarakat untuk tetap dapat bertahan di masa pandemi covid-19.

Sumber daya manusia mempunyai peran utama dalam setiap kegiatan organisasi. Walaupun didukung dengan sarana dan prasarana serta sumber dana yang berlebihan, tetapi tanpa dukungan sumber daya manusia yang handal kegiatan organisasi tidak akan terselesaikan dengan baik.

*Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

****Pembaca Terakota.id bisa mengirim tulisan reportase, artikel, foto atau video tentang seni, budaya, sejarah dan perjalanan melalui surel : redaksi@terakota.id. Subjek : Terasiana_Nama_Judul. Tulisan yang menarik akan diterbitkan di kanal terasiana.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini