Napak Tilas Kwee Thiam Tjing alias Tjamboek Berdoeri

napak-tilas-kwee-thiam-tjing-alias-tjamboek-berdoeri

Terakota.id–Pernah mendengar nama Kwee Thiam Tjing atau Tjamboek Berdoeri?Penerbit dan Percetakan di Kota Malang, Sejarah yang Terlupakan  Ya, dia merupakan seorang jurnalis berdarah Tionghoa yang aktif melaporkan peristiwa selama masa penjajahan Belanda-Jepang-dan awal kemerdekaan Indonesia.

Ia menulis buku pertamanya berjudul “Indonesia dalem Api dan Bara” yang ditulisnya dengan nama pena “Tjamboek Berdoeri.” Buku ini membetot perhatian Ben Anderson (1936-2015). Ben adalah intelektual humaniora terkemuka. Begitu hebatnya hingga sampai 40 tahun setelah Ben menemukan buku itu, ia membentuk tim peneliti untuk mengetahui identitas si Tjamboek Berdoeri.

Sehingga akhirnya karya Kwee Thiam Tjing mulai tergali lagi ke permukaan. Buku tersebut kembali diterbitkan ulang pada 2004 dengan kata pengantar setebal 78 halaman.  Ben Anderson sendiri yang memberi kata pengantar. Dalam buku ini Kwee Thiam Tjing bercerita tentang kehidupannya sebagai seorang jurnalis Tionghoa pada masa penjajahan Belanda di Indonesia khususnya di Malang.

Untuk mengenal sosok Tjamboek Berdoeri, yuk bergabung dalam Tournée dan Diskusi 120 Tahun Tjamboek Berdoeri Kota Malang. Keadjaiban Revolusi, dan Nasionalisme Sempit.

Napak Tilas Kwee Thiam Tjing (1900-1974) alias Tjamboek Berdoeri pada
Minggu, 23 Februari 2020 mulai 08.00 WIB-17.00 WIB.

Pemandu dan Narasumber:
JJ Rizal @jalanjalanrizal (Sejarawan)
FX Domini BB Hera (Sejarawan Pusat Studi Budaya dan Laman Batas Universitas Brawijaya Malang).

Pendaftaran mulai 28 Januari – 15 Februari 2020
Biaya Rp 250.000
Narahubung : Gemala 0818809768 (Whatsapp)

Fasilitas:
Tas blacu, buku “Menjadi Tjamboek Berdoeri”, buku panduan tur, kudapan, transportasi dalam kota.

#WisataSejarahKomunitasBambu
#sejarahindonesia
#Malang
#nasionalisme

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini