Merasakan Sensasi Snorkeling Murah di Sumber Sira

merasakan-sensasi-snorkeling-murah-di-sumber-sira
Sensasi snorkeling, berenang di bawah permukaan dan nikmati keindahan tanaman air Sumber Sira. (Terakota/M Yufirly Raizza Fadilah),

Reporter : M Yufirly Raizza Fadilah 

Terakota.id-Pepohonan menjulang tinggi mengelilingi kolam seluas separuh lapangan sepak bola. Pohon besar berusia puluhan tahun ini, menaungi kolam Sumber Sira, Desa Putuk Rejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Air jernih, tenang dan hawa sejuk memikat siapapun untuk berenang di dalam kolam.

Aneka jenis ikan berwarnai-warni, terlihat cantik berenang mengelilingi kola,. Rasanya tak sabar segera menyeburkan diri ke dalam air yang begitu jernih. Perlu diingat, kedalaman Sumber Sira sekitar 1,5 meter. Jadi, hanya orang dewasa dan bisa berenang. Jika ada anak-anak nermain di sini harus waspada, orang tua bertugas mengawasi.

Bagi Anda yang tak bisa berenang tak perlu risau. Ada persewaan pelampung ban untuk duduk bersantai di atasnya. Selain sebagai pelampung ban bisa menjadi pilihan yang asyik untuk menyusuri sekitar Sumber Sira.

Kejernihan air dan keindah alam Sumber Sira bisa dinikmati mulai pukul 07.00 WIB sampai  17.00 WIB. Sedangkan di bawah permukaan air tersimpan keindahan yang tak bisa disampaikan dengan kata-kata. Bagi penyuka snorkeling taka da salahnya mencicipi keindahan alam bawah air di sini.

merasakan-sensasi-snorkeling-murah-di-sumber-sira
Pepohonan menjulang, menaungi kejernihan air di kolam alami Sumber Sira. (Terakota/M Yufirly Raizza Fadilah),

Jika selama ini menyelam di bawah permukaan laut identik dengan biaya mahal. Di sini, ungkapan itu bakal terpatahkan. Cukup merogoh kocek sekitar Rp 5 ribu per orang, Anda bisa menikmati keseruan bermain di dalam air. Air kolam jernih, keluar langsung dari sumber mata air di area kolam pemandian ini.

Sumber Sira bisa menjadi alternatif menikmati ‘snorkeling’ menikmati keindahan aneka tanaman bawah air. Tanaman hijau cantik nan menawan.  Di sini, Anda juga bisa berswafoto dengan keindahan alam yang ada di sekitarnya. Pepohonan hijau yang asri, dan area sawah pertanian warga sekitar menjadi obyek wisata yang menarik.

Jika tiba sejak pagi, bisa melihat petani sedang menggarap sawah. Aktivitas pertanian menjadi objek foto yang menarik. Puas berenang plus berfoto, akan lebih lengkap lengkap jika perut kenyang. Mari menikmati mi rebus dan teh hangat, untuk mengusir hawa dingin setelah berjam-jam berenang. Silahkan menikmati mi rebus, sembari melihat pemandangan alam, pepohonan yang hiau, air yang jernih.

Salah seorang pengunjung asal Kota Malang Rizki menuturkan berkunjung bersama komunitas motor. Ia sering ke Sumber Sira. Kondisi alam yang masih alami dan perbaikan fasilitas penunjang, memikat para wisatawan. “Tempatnya enak untuk refreshing, menghilangan kejenuhan dari kerjaan,” katanya.

merasakan-sensasi-snorkeling-murah-di-sumber-sira
Sumber Sira ramai dikunjungi wisatawan termasuk pejabat pemerintah hingga selebritas. (Terakota/M Yufirly Raizza Fadilah),

Sumber Sira menjadi objek wisata yang dikelola pemerintah desa dan karang taruna sejak 2015. Kini, semakin banyak yang datang dan menikmati keindahan Sumber Sira. Termasuk pejabat pemerintah hingga selebritas. “Bupati Malang pernah ke sini termasuk artis Iis Dahlia,” tutur Kepala Desa Putukrejo, Zainal Arifin.

Setelah dikelola secara serius dan menjadi destinasi wisata, Sumber Sira dikunjungi wisatawan sehingga warga sekitar juga turut diuntungkan.Sebagian pendapatan dari Sumber Sira digunakan untuk menyantuni anak yatim dan jompo.

Dipercaya Mandi di Sumber Sira Bisa Awet Muda

Di balik pesona alam Sumber Sira, ternyata ada mitos yang dipercaya masyarakat setempat. Jika mandi di sini, kata Zainal, dipercaya awet muda. Saat Jumat legi, katanya, ada fenomena barang berwarna putih di dalam air berjalan dalam waktu sekejap. “Orang yang mengerti pasti langsung loncat. Mitosnya, misal mau disantet itu gak bisa masuk,” ujar Zainal.

Saban malam 1 Sura, dalam penanggalan Jawa yang bertepatan dengan 1 Muharam dalam kalender hijriyah, Sumber Sira ramai didatangi pengunjung. Mereka melaksanakan tradisi kumkum atau beredam di dalam air. Sebuah ritual berendam di sumber mata air.

“Paling banyak yang melakukan ritual dari luar Putukrejo. Biasanya jam 12 malam ke atas,” katanya.

Tak jauh dari Sumber Sira terdapat makam Syekh Siro Juddin yang diyakini sebagai tokoh babat alas. Atau orang yang membuka lahan baru di daerah tersebut. Banyak yang berziarah berkirim doa di makam tersebut.

Air dari Sumber Sira digunakan untuk mengairi sawah dan memenuhi kebutuhan air masyarakat Putukrejo. (Terakota/M Yufirly Raizza Fadilah),

Sehari-hari, air dari Sumber Sira dimanfaatkan warga Desa Putukrejo untuk kebutuhan rumah tangga, Seperti mandi dan mencuci. Air juga dimanfaatkan mengairi sawah warga.

Lokasi Sumber Sira sekitar 21 kilometer dari pusat Kota Malang. Bisa ditempuh dengan berkendara selama 45 menit.  Sepanjang perjalanan, Anda bisa menikmati pemandangan alam dan area pertanian. Perkebunan tebu dan sawah membentang sepanjang perjalanan. Mendekati Sumber Sira, pohon kelapa tinggi menjulang yang akan menuntun Anda menuju mata air ini.

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini