Mengembalikan Kejayaan Malang sebagai Kota Rock

Arief Wibisono menunjukkan buku “Persembahkan Buku Empat Dekade Sejarah Musik Kota Malang Era 60-90. (Foto MMI).

Terakota.id—Era 1960-1980-an, Kota Malang dikenal sebagai barometer musik rock tanah air. Seolah wajib, sejumlah band tanah air yang ingin uji nyali, tampil di Malang. Jika mereka bisa memikat penonton di Malang, tandanya mereka bakal bisa menakhlukkan dan menggetarkan penikmat musik di tanah air.

Tak hanya itu, Malang juga dikenal melahirkan sejumlah musisi rock. Sejumlah musisi tanah air lahir dan dibesarkan dari Malang. Sebut sejumlah nama musisi rock tanah air, ada Abadi Soesman, Ian Antono, Toto Tewel, Silvia Sartje, dan Yockie Suryoprayogo. Serta sejumlah musisi lain.

Namun, sejauh ini tak banyak yang mendokumentasikan sejarah musik rock di Malang. Penulis Arief Wibisono mendokumentasikan sejarah musik di Malang melalui buku berjudul “Persembahkan Buku Empat Dekade Sejarah Musik Kota Malang Era 60-90.” Dibutuhkan waktu lama, sekitar sembilan tahun untuk mengumpulkan data dan dokumen.

Arief yang biasa disapa Bison ini mempersembahkan buku tersebut untuk menyambut hari jadi Kota Malang ke-107. Setelah sembilan tahun sempat mengendap, Arief memutuskan mempublikasikan artikel tulisan lamanya dan dokumentasi dinamika musik rock di Kota Malang. “Foto ini warisan mendiang kakek,” katanya saat dihubungi Terakota.

Buku ini, katanya, mengupas perkembangan musik mulai 1960-an sampai 1990-an. Era emas band rock handal di Kota Malang. Meski dengan keterbatasan tempat manggung mulai di lapangan Tenun, hingga berpindah ke GOR Pulosari.

Buku berisi sejarah band, MC, Lady Rocker Pertama di Indonesia. Meliputi sosok musisi rock Avia Nada, Eka Dasa Taruna, Tornado, Bentoel Band, Jaguar, Darkness, Brahma, D Stop, Ogle Eyes, Elviera, Greates, Gank Voice, ElPamas, Heartbreaker, Bhawikarsu, Dye Marker , Balance, Green Master, Plankton, Ancestor, NoMansLand, NeverMind, Sylvia Saartje, dan Ovan Tobing.

Buku setebal 120 halaman ini akan diluncurkan di Museum Musik Indonesia pada 1 April 2021.  Pemesanan pre order dapat dilakukan 1 sampai 14 Februari 2021 melalui narahubung Abduk Malik 081803230472.

Buku ini mengulik profil musisi rock legenda Kota Malang meliputi mendiang Micky Jagua, Ian Antono, Teddy Sujaya, Lady Rocker Sylvia Saartje, Ovan Tobing.  “Mudah-mudahan dengan beredarnya buku ini, musik rock semakin berkembang pesat di Kota Malang yang saya cintai. Hidup Musik Rock!,” tulis Ian Antono, Gitaris God Bless di sampul belakang buku.

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini