Menebus Rindu Lewat Film Berpayung Rindu

menebus-rindu-lewat-film-berpayung-rindu
Salah satu adegan dalam web series berpayung rindu. (Foto : Unda Undi).

Terakota.id-Akhir kisah seorang ayah dan putrinya dalam video klip “Berpayung Rindu’’ memang antiklimaks dan membuat penonton sekaligus pendengar lagu dari band Unda Undi tersebut bertanya-tanya: loh kenapa si Ibu tiba-tiba pergi? Bagaimana nasib si putri kecil ? atau, sekadar pertanyaan siapa sih tiga orang pemuda berbusana ala retro yang sliweran di kampung?

Pertanyaan soal kelanjutan dari cerita dalam video klip ini terang mengganggu Muhammad Harsya Mahendra (vokalis Unda Undi) untuk segera memberikan jawaban. Setelah berdiskusi dengan Prialangga yang menyutradarai video klip “Berpayung Rindu”, kemasan web series dipilih untuk menjawab pertanyaan penggemar.

Sejak tahun 2012 band dari Malang dengan genre Pop Optimis Rock n Roll ini belum kembali merilis album. Cenderung nyeleneh memang, alih-alih fokus dalam karya musik Unda Undi malah membuat film.

menebus-rindu-lewat-film-berpayung-rindu
Salah satu adegan dalam web series berpayung rindu. (Foto : Unda Undi).

Nekatnya lagi, baik sutradara maupun para pemeran dalam “Berpayung Rindu” masih kali pertama menggarap film dengan kemasan web series. Meski begitu, Unda Undi merasa bahwa film ini penting sebagai rasa terima kasih kepada pendengar musik setianya dan penonton video klip Berpayung Rindu yang telah  ditonton lebih dari 50.000 kali di akun youtube official Unda Undi.

Episode pertama Berpayung Rindu akan tayang perdana hari ini 04 Juni 2019. Total ada tiga episode yang akan diunggah di channel youtube undaunditvshow tiap 5 hari sekali. “Harapannya film ini bisa menjadi tontonan hangat di momen lebaran saat lebaran,” terang sutradara Prialangga.

Serial web ini memiliki benang merah dengan video klip lagu “Berpayung Rindu.” Baik dari pengembangan cerita, maupun para pemeran video klip yang kembali mengisi adegan-adegan dalam setiap episode web series.

Para pemeran yang terlibat di antaranya, Novan Tri yang merupakan personel band Tani Maju berperan sebagai tokoh laki-laki bernama Cahyono. Dia adalah ayah dari anak kecil bernama Indah yang diperankan Aleysia Ixchel Nafisha. Konflik dimulai saat istri Cahyono yang diperankan oleh Eva Susetyowati pergi meninggalkannya dan anaknya Indah yang masih bayi.

Masing-masing tokoh mengalami kerinduan mendalam, Indah merindukan ibunya yang pergi entah ke mana. Kemudian sang ayah yang menjadi orang tua tunggalnya sejak kepergian sang ibu, juga tiba-tiba memilih pergi untuk mencari kerja di luar kota. Hal ini menimbulkan kerinduan baru di antara mereka. Kesepiaan dari seorang Indah sempat digambarkan dalam episode 1 saat ia bermain mainan tradisional “dakon” sendirian.

Ditambah dengan adegan-adegan dari tiga orang pemuda konyol, film Berpayung Rindu juga akan menambah suasana kehangatan momen lebaran bersama keluarga.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini