Masa Pandemi, Perpustakaan Goethe-Institut Sediakan Layanan Daring

masa-pandemi-perpustakaan-goethe-institut-sediakan-layanan-daring
Beragam buku koleksi perpustakaan Goethe Institut. (Foto : Goethe Institut).

Terakota.id–Goethe-Institut menyediakan layanan pengambilan media baik buku maupun film berbahasa Jerman secara daring. Sehingga para anggota leluasa meminjam koleksi buku dan film. Meski fasilitas layanan perpustakaan yang beralamat di Jalan Sam Ratulangi 9-15 Jakarta ini ditutup sementara untuk umum selama masa pandemi.

Layanan ini memungkinkan anggota perpustakaan di kawasan Jabodetabek mengambil dan mengembalikan media lewat ojek daring tanpa perlu datang ke gedung Goethe-Institut Jakarta di Menteng. Selain menggunakan jasa ojek daring, media juga dapat diambil sendiri di gerbang depan Goethe-Institut setelah dipesan secara daring.

“Kami bekerja keras untuk memastikan keamanan layanan pengambilan media. Pihak perpustakaan menerapkan protokol penanganan barang secara aman ketika memproses media untuk diambil dan ketika dikembalikan,” kata Kepala Bagian Layanan Informasi dan Perpustakaan Goethe-Institut untuk Kawasan Asia Tenggara Nico Sandfuchs melalui siaran pers yang diterima Terakota.id.

Layanan pengambilan media ini, katanya, diklaim yang pertama di Indonesia. Anggota perpustakaan dapat meminjam buku atau film secara daring dan kemudian dikirim menggunakan layanan ojek daring. Layanan hanya berlaku bagi anggota perpustakaan yang terdaftar.

Namun, semua orang di kawasan Jabodetabek bisa menjadi anggota perpustakaan dengan mendaftarkan diri secara daring melalui laman www.goethe.de/jakarta/library. Anggota perpustakaan dapat memesan sampai lima media lewat OPAC, katalog daring Goethe-Institut Jakarta.

Tim perpustakaan Goethe-Institut Jakarta akan memproses pesanan selama 24 jam pada hari kerja dan memberi tahu para anggota kapan media siap diambil. Peminjaman media tidak dikenakan biaya dengan periode peminjaman selama empat pekan. Tetapi, anggota perpustakaan yang menanggung seluruh biaya jasa tarif daring saat pengambilan dan mengembalian.

Pesanan media dapat diambil atau dikembalikan di pos satpam Goethe-Institut Jakarta. Pada waktu anggota perpustakaan atau pengemudi ojek daring tiba, mereka harus menyebutkan nama dan nomor pengambilan kepada petugas satpam. Untuk pengembalian media, tersedia kotak drop-off di pos satpam.

Media yang dikembalikan akan disimpan di tempat terpisah tanpa dibuka selama tiga hari sebelum dibawa ke perpustakaan. Selanjutnya disemprot disinfeksi dengan cermat dan disediakan kembali untuk anggota lain.

“Koleksi media kami merupakan sumber daya yang unik untuk semua orang di Indonesia yang meminati budaya dan bahasa Jerman,” katanya. Sebagian besar media tidak dapat diperoleh di tempat lain. Sehingga anggota kami memanfaatkan media, sekalipun untuk sementara waktu belum sepenuhnya aman untuk bepergian jauh.

Dengan seleksi media aktual yang representatif, perpustakaan Goethe-Institut Jakarta menyediakan media informatif tentang masyarakat, budaya, politik, dan perkembangan terkini di Jerman. Perpustakaan memiliki koleksi sekitar 45 ribu media cetak dan digital, yang selalu diperbarui.

Anggota perpustakaan dapat memperoleh buku bertema seputar Jerman dalam bahasa Jerman. Beberapa di antaranya tersedia dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Perpustakaan ini juga memiliki beragam film dan film dokumenter Jerman dalam format DVD. Sebagian menggunakan subtitle berbahasa Inggris.

Goethe-Institut Jakarta tutup sementara sejak 15 Maret 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona dan melindungi para pengunjung dan peserta kursus bahasa. Situasi ini menyebabkan anggota perpustakaan tidak dapat meminjam media fisik selama tiga bulan terakhir.

masa-pandemi-perpustakaan-goethe-institut-sediakan-layanan-daring
Anggota Goethe Institut bisa meminjam buku dan film secara daring. (Foto : Goethe Institut ).

Sehingga inisiatif layanan pengambilan media memudahkan anggota meminjam media selama masa pandemi. Warga Depok, Rahmat Maulana, meminjam buku bahasa Jerman yang ia cari beberapa bulan belakangan. Buku dibutuhkan untuk persiapan ujian bahasa Jerman. Buku tak bisa ditemukan di tempat lain di Indonesia selain di perpustakaan Goethe-Institut.

Lantas ia memanfaatkan layanan pengambilan media pada 10 Juni 2020. Ia meminjam lima buku sekaligus. “Layanan pengambilan media ini memungkinkan saya mengakses buku cetak berbahasa Jerman yang membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Jerman selama masa pandemi,” kata Rahmat.

Ia mengaku merasa aman meminjam buku dari perpustakaan Goethe-Institut Jakarta karena layanan mematuhi protokol kesehatan. Peminjam tidak perlu bertemu langsung dengan banyak orang.

 

1 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini