Video Kampanye Kesehatan Mental Mahasiswa UMM Sabet Juara Tiga

mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  Shafira Firdausa Brilliani menunjukkan video kampanye kesehatan mental yang diproduksinya. (Foto : Humas UMM).

Terakota.id-Stigma negatif menghantui masyarakat yang mengalami kesehatan mental. Sehingga banyak yang mendiamkan gangguan kesehatan mental dan enggan berkonsultasi ke psikolog atau psikiater. Fenomena ini disampaikan dua mahasiswa dalam sebuah video edukasi kesehatan mental berjudul Terbunuh Stigma.

Video kampanye ini menjadi juara tiga lomba Promosi Video Kesehatan Mental nasional. Perlombaan diselenggarakan Asosiasi Psikologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSI PTM). Video karya mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  Shafira Firdausa Brilliani ini diproduksi secara mandiri.

“Prihatin dengan stigma negatif di masyarakat. Banyak yang mengalami masalah kesehatan mental dan mereka memendam sendiri. Bahkan mereka tidak sadar tengah berada di kondisi mental yang tidak baik,” katanya.

Stigma negatif terhadap pengidap gangguan mental, katanya, menyebabkan banyak yang tak mendapat layanan psikolog dan berobat ke psikiater. Lantaran sebagian masyarakat malu dan diolok-olok dengan sebutan orang gila. “Lebih parah lagi takut dianggap sebagai aib keluarga,” katanya.

Sehingga orang yang mentalnya tidak sehat malah ‘terbunuh’ karena stigma tersebut. Mahasiswa Psikologi semester dua ini mengisahkan video ini dikerjakan selama tiga pekan. Mulai menyaipkan konsep, materi, properti, pengambilan gambar, sampai editing. Semua dikerjakan sendiri.

“Dari semua proses produksi, kendala terberat adalah waktu. Saya harus pintar-pintar membagi waktu untuk kuliah, menjadi parttimer, dan membuat video,” katanya.

Lantaran tidak memiliki kamera profesional, ia harus meminjam kamera kepada teman. Sedangkan editing tak ada hambatan, lantaran dia sudah memiliki keterampilan editing video saat SMA.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini