Kotekan Usir Betara Kala

Terakota.id–Masyarakat Jawa meyakini gerhana terjadi karena buto atau raksasa bernama Batara Kala mencaplok atau memakan matahari atau bulan. Untuk mengusir Betara Kala, masyarakat kotekan atau menabuh yang menimbulkan bebunyian. Agar raksasa menari dan memuntahkan bulan.

Terutama memukul lesung, yaknik alat untuk menumbuk padi. Masyarakat Jawa meyakini memukul lesung berkali-kali sama seperti memukul-mukul tubuh atau perut Betara Kala. Karena perutnya dipukuli, menjadi pusing mabuk kepayang sehingga memuntahkan kembali bulan atau matahari.

Gerhana bulan total atau Super Blue Blood Moon terjadi pada pukul 18.48 WIB, Rabu 31 Januari 2018. Bulan menjadi gelap kemerahan saat seluruh purnama masuk ke bayangan inti Bulan sampai pukul 21.08 WIB. Masyarakat Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang menggelar ritual Kotekan Ngusir Betara Kala.

 

 

Baca juga :  Madura, Tamu Kehormatan Kampung Buku Jogja

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini