Konser Emas, Merekam Perjalanan Hidup Sylvia Saartje

Piringan hitam album perdana Sylvia Saartje dipanjang di etalase MMI. (Terakota.id/Eko Widianto)

Terakota.id–Lady Rocker pertama Indonesia, Sylvia Saartje bakal menggelar konser emas di Studio UBTV Universitas Brawijaya, 15 September 2018.  Konser Emas, menjadi penanda perjalanan hidup Jipi panggilan akrab Sylvia Saarjte. Jipi akan membawakan lagu-lagu ciptaannya sendiri dan dua lagu hits selama berkarir di dunia musik.

Lagu ciptaan Sylvia Saartje merupakan rekaman aktual perjalanan hidupnya selama menapaki dunia musik rock Indonesia selama 50 tahun. Sejumlah lagu yang akan ditampilkan antara lain Manusia, Susek, Diobral, Karena Cinta, Kepada Siapa, Busyet, Pulau ku, Love is the answer.

“Lagu dan lirik saya tulis sendiri,” katanya kepada jurnalis. Lagu ciptaan Sylvia Saatje kaya dengan beragam tema meliputi sosial, politik, budaya, lingkungan hidup hingga cinta. Tak ketinggalan, dua lagu yang melabungkan nama Sylvia Saartje dan melegenda akan disajikan menutup Konser. Yakni lagu Biarawati ciptaan Ian Antono (1978-1979) dan Jakarta Blue Jeans ku ciptaan Farid Hardja (1984).

Persiapan konser telah rampung, selama 10 kali menggelar latihan dan tujuh kali latihan terpisah antara Band dan String ensamble. Sebanyak tiga kali latihan gabungan semua pemain dengan 20 personil. Membangun chemistry agar tampil kompak dan penuh harmoni.

Konser emas berlangsung selama 120 menit. Sedangkan band pendukung antara lain Dhea (drum), Ellen (bass), Vyta (bass), Yeyen dan Devi (rhythem gitar), Noby, Gea, Tika (melodi gitar), Gea serta Putri (keyboard). Sebanyak 10 aremanita akan memperindah lagu melalui string ensamble.

Penerima Hibah

Konser ini merupakan bagian dari hibah Cipta Media Ekspresi bidang seni yang didanai Ford Foundation dan dikelola Wikimedia Indonesia. Konser emas menyisihkan 1.168 proposal permohonan hibah dari 34 provinsi di Indonesia.

Akhirnya ditetapkan 41 orang penerima hibah. Sylvia Saartje mendapatkan dukungan dana Rp 100 juta rupiah untuk Pentas Kolaborasi Sylvia Saartje dalam Kategori Kerjasama/Kolaborasi selama berkarir Jipi telah melahirkan delapan album dan satu single.

Dina Mariana, Sandro Tobing, Sylvia Saartje dan Yayuk Suseno bergaya sambil menjinjing piringan hitam berisi lagu lawas yang dinyanyikannya. (Terakota.id/Eko Widianto)

Untuk menyaksikan Konser Emas Sylvia Saartje, panitia menyiapkan undangan gratis secara terbatas melalui sistem reservasi. Undangan khusus akan disampaikan kepada para pihak yang peduli terhadap pemajuan kebudayaan khususnya seni budaya musik.

Sylvia Saartje dijuli Lady Rocker pertama Indonesia disematkan Majalah Aktuil. Saat itu Majalah Aktuil  sebagai penyelenggara pertunjukan rock bertajuk Vacancy Rock 1970-an di Kota Malang.

Jauh sebelum dikenal, Sylvia Saartje membuka jalan penyanyi rock perempuan berekspresi. Selanjutnya bermunculan penyanyi perempuan menempuh jalur rock antara lain Anggun C Sasmi, Nicky Astria, Mel Shandy, Atiek CB, Euis Darliah, dan Hilda Ridwan.

Sylvia Saartje mengikuti konser 100 kota besar di Indonesia bersama Achmad Albar dan Godbless serta grup band lain pada 1988.  Usai konser Sylvia Saartje  pergi ke New York, Amerika dan sempat vakum berkarir. Sylvia Saartje kembali lagi ke Indonesia 1994 dan meluncurkan album Take Me With You. Sylvia Saartje kembali berkarir di Indonesia.

Selain bermusik, Sylvia Saartje juga merambah dunia film. Ia bermain dalam tujuh film menjadi pemain pembantu dan figuran. Terakhir dia bermain sebagai peran pembantu dalam film Cinta dari Wamena.

Kembali ke Indonesia

Saartje Sylvia lahir di Arnhem, Netherland 15 September 1956. Anak kedua dari tujuh bersaudara, pasangan Nedju Tuankotta asal Ambon) dan Christina Tuyem asal Malang. Pada 1962 keluarga Sylvia Saartje pindah ke Indonesia tinggal di Polonia Jatinegara, Jakarta. Dari Jakarta pindah ke Kota Malang.

Semasa Sekolah Dasar Sanansari, Sylvia Saartje sering ditunjuk bernyanyi. Melihat talenta dan suara Pak Akmo Kepala SSD Sanansari meramal suatu hari Sylvia Saartje bakal menjadi penyanyi terkenal. Jipi menjuarai lomba menyanyi anak-anak di Radio Republik Indonesia (RRI) Malang saat kelas lima.


Memasuki bangku SMP Bhakti Jalan Cipto Malang (1970-1973 ), ia bergabung dengan Band Tornado. Sylvia Saartje kerap tampil di hampir seluruh daerah di Jawa Timur. Kala itu bernyanyi bersama artis terkenal seperti Ari Koesmiran, Mus Mulyadi, dan Ida Royani. Sylvia Saartje juga sering tampil sebagai band pembuka saat konser artis ibu kota.

Salah satunya dengan Gito bersama The Rollies. Jipi pernah menyanyi bersama sejumlah band Kota Malang meliputi Avia, Elvira, Arfack, Bad Session, Bentoel dan Oepet. Seterusnya karir Sylvia berkembang merambah tampil di Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Denpasar, Madura, Dili Timor Timur, sampai  Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia.

 

 

1 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini