Kilas Balik Sejarah RPH Kota Malang

Buku ini berisi mengenal seluk beluk sejarah RPH, peraturan pendirian RPH yang lama dan terbaru, mengenal struktur tugas tanggung jawab karyawan. (Terakota/ Eko Widianto).

 Terakota.id–Gedung Rumah Potong Hewan (RPH) yang dikelola Perusahaan Umum Daerah Tugu Aneka Usaha (Perumda Tunas) memiliki sejarah panjang. RPH didirikan pemerintah Hindia Belanda sejak 1937. Sebagai fasilitas pelayanan jasa dalam bentuk pemotongan hewan ternak. Namun, baru dimanfaatkan 1948 setelah agresi militer Belanda.

Untuk mengupas sejarah RPH Kota Malang, Arief Wibisono menulis buku berjudul Kilas Balik Sejarah Rumah Potong Hewan. Buku setebal 130 halaman ini membahas sejarah Dinas Pembantaian sampai menjadi RPH. Sejak 1948 sampai 2021.

Dalam menyusun buku Kilas Balik Sejarah Rumah Potong Hewan ini Wibisono menggunakan metode penelitian sejarah dengan heuristik, kritik sumber, inteprestasi dan historografi. Sumber data menggunakan arsip dan dokumentasi dari buku laporan pertanggungjawaban Wali Kota Malang 1960-an.

Rumah Potong Hewan, katanya, memiliki fungsi sebagai badan usaha milik pemerintah yang melayani dalam hal jasa pemotongan seperti pemotongan sapi, pemotongan kambing  dan pemotongan babi. Juga menghasilkan daging yang layak konsumsi bagi masyarakat.

“RPH didirikan Pemerintah Belanda Hindia Belanda tujuan untuk menghasilkan daging yang higienis, sehat, dan halal. Juga menghasilkan daging yang berkualitas,” kata Wibisono.

Wibisono menjelaskan buku Kilas Balik Sejarah Rumah Potong Hewan disusun untuk memberikan pedoman bagi mahasiswa ataupun masyarakat umum tentang sejarah RPH. Arief sangat antusias menulis buku ini lantaran memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan gedung RPH. Lantaran ia lahir dan sempat menempati rumah dinas di komplek RPH tersebut.

Arief Wibisono menulis buku berjudul Kilas Balik Sejarah Rumah Potong Hewan setebal 130 halaman. Mengupas sejarah RPH Kota Malang, (Terakota/ Eko Widianto).

Ia berharap buku ini juga menjadi panduan untuk menetapkan gedung yang juga merupakan cagar budaya Kota Malang. Buku ini, katanya, juga dapat membantu para mahasiswa peternakan, kedokteran hewan dan masyarakat umum, yang berminat mempelajari sejarah RPH.

Buku ini berisi mengenal seluk beluk sejarah RPH, peraturan pendirian RPH yang lama dan terbaru, mengenal struktur tugas tanggung jawab karyawan, mengenal peraturan perundang-undangan yang terbaru dan Rumah Potong Hewan bagian dari Cagar Budaya Kota Malang.

Jebolan Administrasi Negara FISIP Universitas Merdeka Malang ini juga telah menghasilkan sejumlah buku. Meliputi Biografi Pungky Dheaz,  Empat Dekade Sejarah Musik Kota Malang dan Buku Coretan Donny Fattah.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini