Japelidi meluncurkan program penguatan kecakapan digital untuk kaum muda Indonesia Timur. Program berlangsung selama enam bulan.
Iklan terakota

Terakota.idJaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Amerika di Surabaya meluncurkan program penguatan kecakapan digital untuk kaum muda Indonesia Timur, Sabtu 22 Oktober 2021. Program berlangsung di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan selama 6 bulan.

Koordinator Nasional Japelidi, Novi Kurnia, membuka program yang dimulai 15 September 2021 sampai 28 Februari 2022.  Program pertama Japelidi, katanya, pada 2017 menyasar kelompok muda. “Sehingga program ini merupakan salah satu wujud komitmen Japelidi membangun literasi digital yang inklusif dan merata,” kata Novi yang juga dosen Komunikasi UGM.

Konsul Jenderal Amerika di Surabaya Angie Mizeur menyatakan mengutip riset Japelidi, literasi digital anak muda masih rendah. Fenomena ini, katanya, merupakan fenomena di dunia, termasuk Amerika. “Anak-anak masih sulit membedakan informasi yang benar dan disinformasi. Terima kasih rekan-rekan Japelidi yang telah menginisiasi program untuk pemuda di Indonesia Timur. MyAmerica Surabaya senang sekali berkolaborasi dengan Japelidi,” katanya.

Staf khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, I Gusti Agung Putri Astrid Kartika mengapresiasi program Japelidi. Anak muda, katanya, seringkali melihat budaya luar dan cenderung ingin meniru budaya luar. “Mereka seringkali terjebak informasi palsu. Padahal Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan justru itu yang harus digali untuk disebarluaskan,” ujarnya.

Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Devie Rahmawati menyampaikan Negara memacu pemerataan infrastuktur digital berupa jalan “tol” sinyal. Dipercepat 10 tahun, dari semula tahun 2032 menjadi tuntas 2022. “Ketika “digital divide” selesai dengan pembangunan BTS, cyber optic, dan sebagainya, maka tantangan berikutnya ialah “man-divide”, dari aspek literasi digital,” katanya.

Pemerintah mendukung penuh program Japelidi di Indonesia Timur, untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di era digital. Japelidi banyak membantu pemerintah, khususnya menyusun materi modul, juga aktif melakukan sosialiasi dan edukasi ke akar rumput. “Membekali publik dengan materi-materi dasar literasi. Japelidi merupakan salah satu ekosistem yang paripurna dari kolaborasi dan kolabor-aksi seluruh elemen masyarakat dalam program literasi digital,” kata Devie  Rahmawati yang juga pengajar Vokasi Universitas Indonesia.

Christian dari MyAmerica Surabaya menuturkan anak muda diuntungkan dengan program ini. Beragam kreatifitas dan aksi gerakan yang mereka lakukan. “Program ini diharapkan mampu menjadi program yang ramah dengan anak muda,” ujarnya.

Konsul Jenderal Amerika di Surabaya Angie Mizeur membuka program Japelidi

Ketua Program Literasi untuk Indonesia Timur Ni Made Amanda menegaskan latarbelakang program ini berdasar riset Japelidi tentang kompetensi literasi digital yang masih rendah. Terutama berpikir kritis.  Ia berharap bisa menjadi program yang mampu meningkatkan literasi digital masyarakat Timur. “Kita bisa menemukan anak muda yang akan menjadi sosok perwakilan di wilayah Timur,” katanya.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital siswa di lima wilayah Indonesia Timur. Peningkatan kompetensi literasi digital mengacu pada sepuluh kompetensi literasi digital Japelidi, yang terbagi dalam empat kategori. Meliputi keterampilan mengkonsumsi informasi secara fungsional (mengakses, memilih, dan memahami), keterampilan mengkonsumsi kritis (menganalisis, memverifikasi, dan mengevaluasi), keterampilan prosuming (produksi) fungsional (memproduksi dan mendistribusikan); dan, keterampilan prosuming kritis (berpartisipasi dan berkolaborasi).

Program kolaborasi Japelidi dan My America Surabaya melibatkan 46 anggota Japelidi dari 40 Perguruan Tinggi di Indonesia. Kegiatan pertama digelar kelompok diskusi terarah (FGD) secara daring di delapan kabupaten di lima provinsi.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini