Heterochromia, Album Perdana Morisade  dengan Sajian Musik Variatif

heterochromia-album-perdana-morisade-dengan-sajian-musik-variatif

Terakota.id–Band asal Kota Malang bergenre altenative pop Morisade meluncurkan album perdana bertajuk Heterochromia. Menyajikan sebelas lagu yan bercerita mengenai frustasi menghadapi kehidupan. Setiap lagu diilustrasikan organ tubuh yang merepresentasi kesakitan.

Morisade terbentuk 26 april 2019, group band ini sebelumnya telah eksis sejak 2017 bernama Morning Vibe. Beranggotakan M. Irfan Fahmi (vocal), Muhamad Mun’im (gitar), Mayedha Adifirsta (bass) dan M. Adhinugraha (drum).

Morisade menyajikan musik bervariasi, jika kita mendengarkan keseluruhan album yang diaransemen sedemikian rupa, Morisade tak ingin pendengar bosan, dihinggapi rasa yang itu-itu melulu.  Setiap lagu memiliki gaya tersendiri, namun tetap ada benang merah khas karakteristik Morisade.

Album Heterochromia ditutup lagu “Healed” yang mengisahkan setelah diterpa krisis  hidup, mereka sembuh dengan akar yang lebih kuat. Heterochromia merupakan kelainan yang menyebabkan perbedaan warna kornea mata kanan dan kiri. Namun justrupenderita tampak unik dan indah.

“Itu yang ingin ditampakkan Morisade. Meramu beberapa karakrer musik menjadi kesatuan yang menarik bagi pendengarnya,” ujar Mayedha Adifirsta.

Sebelumnya, Morisade merilis tiga single berjudul Watching You Go, Dalam, dan Bungkam. Kegita lagu diluncurkan sebagai perkenalan identitas musik Morisade kepada khalayak. Moriseda menampilkan keberagaman bermusik, yang dicoba ditumpahkan dalam album tersebut. Terutama terlihat pada single keempat berjudul Fraction of Happiness yang dirilis sebagai pendamping album.

Proporsi Jazz, Blues, dan Rock sengaja dipadukan secara segmented dalam lagu ini. Sehingga tidak menjadikan Fraction of Happiness bergaya fusion. Pendengar wajib mencermati dinamika tiap lagu yang ada dalam Heterochromia. Komposisi musik  Morisade akan membawa pendengarnya pada corak musik yang berbeda.

Mayeda berharap album ini diterima publik Malang. Terutama anak muda, yang menjadi target pasar utama pendengar Moriseda. Aransemen lagu terdengar unik, ia optimistis lagu yang disuguhkan bakal memikat anak muda yang mendengarkan.

Album Heterochromia tersedia secara fisik maupun digital di Spotify, Deezer dan Youtube Music. Pengen mengenal lebih jauh Morisade silakan pantau media sosial media di Youtube, Instagram, Twitter dan Spotify. Album fisik juga bisa dibeli di Toko Rekam Jaya.

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini