Genjreng Jalanan, Aksi Seniman Malang untuk Korban Gempa Lombok

Musisi asal Malang bermain musik di tepi untuk menggalang dana bantuan bagi korban gempa di Lombok. (Terakota/Fatima Tuzzaroh).

Reporter : Fatima Tuzzaroh

Terakota.id–Mengenakan kebaya dan kain batik atau jarik, dua penari melenggak-lenggok. Tak menari di atas panggung, mereka beraksi menari di tepi jalan. Tepat di jalan utama yang terletak di jantung Kota Malang. Jalan Kertanegara. Lalu lintas lengang, deru kendaraan mengiringi tarian mereka, Ahad 12 Agustus 2018.

Kedua penari tengah menari tarian klasik. Khusus dipersembahkan untuk menggalang dana korban bencana alam gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Usai menari, salah satu penari Meilia Padma Kartyasa ikut mengedarkan kardus kepada pengendara yang melintas. Mereka tengah menggalang dana untuk para korban bencana alam.

“Ngamen bareng komunitas untuk membantu korban gempa Lombok,” kata Meilia. Tak hanya tarian, sejumlah seniman lain juga turut bersama membantu penggalangan dana. Tepat di depan rumah makan Kertanegara berdiri sebuah panggung kecil. Sejumlah musisi membawa gitar dan perkusi, mereka memainkan alat musik sembari bernyanyi.

Aksi amal ini berlangsung di tiga titik sekaligus. Meliputi Keraton Samudera di Jalan Cengger Ayam dan Godbless Cafe di Jalan Ahmad Yani Blimbing. Aksi ini dilakukan bersama 22 komunitas dan Museum Musik Indonesia. Aksi bertajuk Genjreng Jalanan ini berlangsung sederhana.

Para relawan menyajikan musik dan bernyanyi secara sukarela. Mereka bermain musik sembari menggalang dukungan dan bantuan bagi korban bencana alam di Lombok. Salah seorang relawan Wahono menuturkan aksi penggalangan dana bajal berlangsung seminggu sekali.

Sejumlah musisi dan seniman, katanya, telah menyediakan diri untuk melakukan aksi amal tersebut. “Rencananya seminggu sekali galang dana. Pokoknya ada tempat genjreng, kita pakai donasi,” kata pria yang akrab disapa Oox.

Sejumlah pemuda hilir mudik membawa kardus menggalang dana bantuan kepada para pengendara. Aksi ini menarik perhatian para pengendara, mereka menyempatkan berhenti dan menyerahkan uang ke dalam kardus.

Selain donasi di jalanan, aksi menggalang dana bagi korban gempa bumi di Lombok juga dilakukan melalui masing-masing komunitas. Bantuan uang tunai bisa disalurkan melalui Nomor rekening BRI 312501037548533 atas nama Naning Suryananing atau rekening BCA 3855 777 775 atas nama Indra Setiyadi.

Selama aksi amal Genjreng Jalanan terkumpul uang tunai sebesar Rp 3 juta. Serta bantuan peralatan kesehatan sebanyak satu mobil ambulans. Semua dana dan bantuan barang yang terkumpul, bakal langsung disalurkan kepada korban gempa di Lombok.

“Sementara uang yang disalurkan ke rekening belum dihitung,” ujarnya.

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini