Gemakan Gerakan Aktikorupsi Hadirkan Festival Malang Antikorupsi

Terakota.id–Malang Corruption Watch (MCW) menyelenggarakan Festival Malang Antikorupsi 2017, di Wisma Kalimetro, jalan Joyosuko Metro Kota Malang, Sabtu 9 Desember 2017. Festival Malang Antikorupsi diisi beragam kegiatan mulai kelompok diskusi terfokus (FGD) antikorupsi melibatkan tokoh agama lintas iman.

FGD bertema agama dan gerakan antikorupsi mengundang para tokoh agama untuk membahas gerakan bersama antikorupsi lintas iman. Diharapkan para tokoh lintas iman melakukan aksi di komunitas dan kelompok agama masing-masing.

Koordinator Pendidikan Publik MCW, Intan Dita berharap gerakan antikorupsi melibatkan masyarakat. Lantaran selama ini, penanganan kasus korupsi belum ditangani serius. “Sejatinya, setiap agama selalu mengajarkan menjauhi mencuri atau korupsi uang orang lain maupun Negara,” katanya.

Juga diselenggarakan pameran foto gerakan antikorupsi hasil bidikan masyarakat antikorupsi di Jawa Timur.  MCW menyelenggarakan kompetisi esai antikorupsi se Jawa Timur yang diikuti para pelajar Sekolah Menengah Atas  (SMA) dan mahasiswa di Jawa Timur.

Dilanjutkan orasi budaya dan talkshow bersama guru besar sastra Universitas Negeri Malang Djoko Saryono dan Direktur Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).  Selain itu, sejumlah kelompok masyarakat bakal menyampaikan pandangan antikorupsi. Diwakili Suefendi dan Chodijah Alifiah.

Festival diselingi dengan musikalisasi puisi dan musik antikorupsi yang menghadirkan seniman dan sastrawan muda. Antara lain Feri H. Said dan Faris Nauval Ramadan, dan Han Farhani.

 

 

 

Tinggalkan Pesan