Iklan terakota

Terakota.ID–Extreme Decay merilis mini album bertajuk Antiviral dalam format piringan hitam atau vinyl berukuran tujuh inci melalui label rekaman Samstrong Records. Vinyl bisa dibeli secara pra pesan mulai 5-14 Maret 2022 melalui akun media sosial Samstrong Records.

Piringan hitam Antiviral dirilis terbatas sebanyak 250 kopi bersampul gatefold premium. Tersedia dalam dua warna plat, berwarna hitam sebanyak150 kopi dan oranye 100 kopi. Harga pra pesan sebesar Rp175 ribu bonus poster, stiker, dan pin selama persediaan masih ada.

Mini album Antiviral ini akan diedarkan di pasaran luas melalui sejumlah toko rekaman independen di berbagai kota mulai 15 Maret 2022. “Selepas masa pra pesan, vinyl dipasarkan ke publik luas dengan harga Rp 200 ribu,” kata gitaris sekaligus vokalis Extreme Decay, Ravi dalam siaran pers yang diterima Terakota.ID.

Mini album Antiviral sebelumnya sempat dirilis dalam format kaset secara terbatas sebanyak 100 keping melalui label rekaman Disaster Records, bertepatan Record Store Day (RSD), 22 Juli 2021. Kaset ludes, diserbu pembeli dan penggemar Extreme Decay.

Lantas Extreme Decay bersama Samstrong Records merilis mini album dalam format piringan hitam. Bedanya, Antiviral format kaset berisi lima lagu. Sedangkan format vinyl ditambah dua lagu yang belum pernah dirilis. Sehingga total berisi tujuh lagu. Salah satunya adalah lagu “Kolaps” yang direkonstruksi ulang oleh musisi noise asal Yogyakarta, Indra Menus.

Menurut Ravi, sebagai penulid musik dan lirik lagu itu, “Antiviral” terinspirasi dari film berjudul sama. Isunya seputar kultur media sosial yang tidak sehat, pemujaan dunia selebritas, kultus idol, serta obsesi manusia akan status pengakuan dan hedonisme.

Lagu-lagu lainnya adalah “Kolaps” yang bercerita soal keruntuhan planet bumi akibat bencana ekologi, “Mendakwa Otak” soal arogansi kebenaran dan penghakiman tanpa nalar, “Skeptik Tank” tentang praktek vampirisme pada dunia nyata di sekitar, “Invasi Pengerat” yang bertutur soal tindak oportunis dan sosok kanibal bagi sesama manusia, “Merapal Lapar” yang menyoal kesenjangan sosial ekonomi masyarakat tertindas, serta “Kolaps” versi remix dari Indra Menus yang berlimpah bunyi-bunyian drone dan doom yang berisik di sekujur lagu.

Mini album Antiviral merupakan bagian dari proses rekaman musik terbaru Extreme Decay di Natural Studio (Surabaya) pada 12-13 Juni 2021. Sang pemilik studio, Irwan, sebagai sound engineer proses rekaman selama dua shift tersebut dengan supervisi penuh dari personel Extreme Decay.

Materi mini album Antiviral dalam format piringan hitam ini juga telah mengalami proses remixed dan remastered yang dikerjakan Yobbi Ananta di Grim Studio (Jakarta) pada 2-6 Agustus 2021. Kualitas sound tentu terdengar lebih lebar, menampar dan in-your-face.

Sebagai bagian dari promosi perilisan vinyl ini, meluncurkan single baru “Invasi Pengerat” yang dikemas dalam wujud video musik garapan Dimas Tirta Arwana. Video musik ini bisa disimak melalui kanal YouTube Samstrong Records.

Extreme Decay merupakan unit grindcore yang terbentuk di kota Malang 1998. Sejak awal karirnya, mereka sudah langsung memproduksi berbagai karya rekaman dalam berbagai format. Extreme Decay merilis beberapa album melalui berbagai label rekaman di Indonesia maupun luar negeri. Termasuk sejumlah proyek album split dan kompilasi internasional selama lebih dari dua dekade eksistensi mereka.

Formasi Extreme Decay digawangi Ravi (gitar/vokal), Ruli (gitar/vokal), Nizar (bass/vokal), dan Eko (drum/vokal). Kini, Extreme Decay tengah menyiapkan materi split album Busuk yang bakal dirilis Unleash Records. Proyek reissue salah satu album klasik mereka, serta materi musik terbaru untuk bakal album penuh Extreme Decay yang akan dirilis tahun ini.

Extreme Decay menyediakan cinderamata di www.extremedecay.com. Usai pandemi, mereka bakal melakoni tur dan konser untuk menyapa fansnya secara langsung. Sehingga bakal menjadi era paling sibuk dan produktif bagi Extreme Decay.

Extreme Decay – Antiviral 7” EP

Record Label: Samstrong Records

Release Date: March 15, 2022

Tracklist:

  1. Intro + Kolaps
  2. Antiviral
  3. Skeptik Tank
  4. Merapal Lapar
  5. Invasi Pengerat
  6. Mendakwa Otak
  7. Kolaps – Drone Doom Remix by Indra Menus 

 Pra pesan Vinyl Antiviral 7” EP di Samstrong Records 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini