Erupsi Semeru Terbesar Sepanjang 30 Tahun Terakhir

Guguran lava pijar Gunung Semeru 29 November 2020 dipantau dari Lumajang. Foto : @Rizal06691023

Terakota.id—Erupsi Gunung Semeru kali ini merupakan yang terbesar sepanjang 30 tahun terakhir. Ahli Geologi Universitas Brawijaya Profesor Adi Susilo menjelaskan pada 2 Februari 1994 terbentuk kubah lava dengan lidah lava 500 meter, letusan sembilan kali dengan ketinggian 500 meter.

“Letusan kali ini terbesar sepanjang 30 tahun,” ujar Adi Susilo, Sabtu 5 Desember 2020. letusan Gunung Semeru juga memberi anugerah bagi masyarakat sekitar, Karena letusan menghasilkan material vulkanik berupa bebatuan dan pasir kualitas tinggi.

Letusannya unung Semeru tipe letusan vulcanian dan strombolian. Karakter kawah Jonggring Saloka Gunung Semeru, katanya, setiap hari mengeluarkan letusan sekitar 50 kali. Materail vulkanik menumpuk di puncak, lantas terjadi longsor sehingga menimbulkan lahar atau lelehan lava pijar ke bawah.

Sebuah escavator terseret lahar Gunung Semeru di Besuk Koboan di Desa Supiturang, Pronojiwo, LUmajang. (Foto : Tangkapan layan kanal Youtube Kabupaten Lumajang).

Letusan mengeluarkan material vulkanik. Kawah dalam kondisi terbuka sejak 1990-an. “Biasa itu. Justru berbahaya kalau tak meletus karena ada sumbatan. Energinya tertahan,” ujarnya.

Sedangkan untuk mitigasi bencana, masyarakat diminta menjauh dari daerah aliran lahar yang terbentuk secara alamiah menuju laut selatan. Selain itu, juga masyarakat diminta untuk mengikuti petunjuk BPBD. “Jangan panik, menjauh dari aliran lahar,” katanya.

Empat gunung erupsi hampir bersamaaan Gunung Merapi, Sinabung, Lewotolok dan Semeru. “Di bawah, lava itu saling berhubungan,” ujarnya.

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini