Dua Karya Jurnalistik Terakota.id Dibahas di Bojonegoro

Terakota.id–Pemimpin Redaksi Terakota.id Eko Widianto memaparkan proses liputan berbasis data atau Data Driven Journalism (DDJ) di Bojonegoro, Kamis 19 Oktober 2017. Pemaparan disampaikan dalam forum diskusi hasil laporan investigasi berbasis data terbuka DDJ yang diselenggarakan AJI Indonesia dan AJI Bojonegoro.

Dihadiri oleh sekitar 15-an jurnalis di Bojonegoro. Terakota.id menyajikan dua karya jurnalistik mendalam mengenai isu kesehatan. Yakni berjudul, “Pusat Kerajaan Singhasari Dulu dan Kini” dan “Antara Permukiman Kuno dan Permukiman Kumuh.”

Dua karya jurnalistik tersebut digarap dalam tempo satu bulan. Kedua karya jurnalistik ini menyoroti masalah penyakit diare di Kota Malang. Penyakit diare disebabkan masalah sanitasi dan permukiman kumuh. Selain itu, penulis juga mengaitkan dengan aspek historis.

Kedua karya jurnalistik dilakukan dengan proses panjang. Mulai menganalisis data, reportase lapangan, dan visualisasi data dalam bentuk grafis. Sehingga lebih mudah dipahami dan menarik pembaca.

Perlu diketahui, Eko Widianto, Pemred Terakota.id, merupakan salah satu penerima fellowship DDJ AJI Indonesia. Total sebanyak 15 jurnalis peserta fellowship dari seluruh Nusantara. Tujuannya untuk mendorong liputan investigasi dengan berbasis data terbuka.

Tinggalkan Pesan