Dramatari Wayang Topeng Malang Bocah di Candi Jago

Iklan terakota

Terakota.ID–Padhepokan Seni Mangun Dharma menggelar dramatari wayang topeng Malang bocah di pelataran Candi Jago pada Kamis, 13 Juni 2024 pukul 14.00 WIB. Mengangkat kisah Asu Ajag dan Macan, sebuah kisah yang diadaptasi dari salah satu panil relief Candi Jago. Relief cerita fabel Tantri Kamandaka menyajikan nilai keluhuran dan kearifan yang bisa menjadi pelajaran dalam kehidupan.

Dramatari dikreasikan menjadi sebuah pertunjukan wayang topeng Malang. Pertunjukan perpaduan harmonis antara sejarah, kebudayaan dan seni. Turut memberi nilai kearifan leluhur bagi para penonton. Pementasan “Asu Ajag Adu Banteng Karo Macan” merupakan hasil pembelajaran program Ruang Kreasi anak usia sekolah di Padhepokan Seni Mangun Dharma, Tulusbesar, Tumpang, Kabupaten Malang.

Mereka berlatih selama dua bulan sejak pertengahan April. Siswa mulai Taman Kanak-kanan hingga Sekolah Menengah Atas. Peserta ada yang belum punya kemampuan dasar menari, hingga yang belajar menari sejak dini. Penampilan dramatari ini diharapkan anak-anak semangat dan belajar menari.

Juga akan ditampilkan dhalang bocah Ki Hadi Wahyu Wibowo, yang tengah duduk di kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Sutradara dramatari sekaligus pimpinan Padhepokan Seni Mangun Dharma Ki M. Soleh Adi Pramono menjelaskan seni pertunjukan bukanlah sekedar tontonan tapi juga tuntunan. “Tuntunan dalam pementasan Asu Ajag Adu Banteng ini diadaptasi dari pesan leluhur kita di relief cerita fabel Tantri Kamandaka. Bahwa kita tidak boleh mengadu domba teman sendiri untuk keuntungan pribadi,” katanya.

Pertunjukan ini didukung Ruang Kreasi, sebuah program Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur untuk pemeliharaan Obyek Pemajuan Kebudayaan Warisan Tak Benda yaitu Topeng Malang. Tujuannya sebagai sarana regenerasi warisan budaya topeng Malang, transmisi nilai budaya dan transformasi Cagar Budaya Candi Jago dalam rangka pembangunan karakter generasi muda. Pertunjukan tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi memperkenalkan kekayaan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda.

Diharapkan semakin banyak orang tertarik mendalami dan melestarikan seni tradisional Indonesia berbasis relief Candi. Jangan lewatkan penampilan terbaik dari adik-adik bocil pada Kamis, 13 Juni 2024 pukul 14.00 WIB di pelataran Candi Jago.

Sebelum itu, diawali ruang sarasehan pra pertunjukan di Candi Jago pada 12 Juni 2024 pukul 19.00 WIB bertema “Adaptasi Kisah Tantri Kamandaka Relief Candi Jago dalam Seni Pertunjukan.” Mari datang dan mengapresiasinya.

Padhepokan Seni Mangundharma (PSMD) merupakan pusat pembelajaran dan pengembangan seni khas Malang, terutama topeng Malang. Mulai tari topeng, pedhalangan, karawitan, pembuatan topeng, macapat dan tari kreasi lainnya. Selama 34 tahun mengabdi dan berkomitmen untuk menjaga dan mengembangkan seni khas Malang. Telah banyak melahirkan ratusan cantrik baik dalam dan luar negeri bahkan hingga sukses mendirikan sanggar masing-masing, menjadi guru dan dosen seni.