Deretan Musisi Peduli Lingkungan “Tampil” di Balai Kota Malang

Gombloh dan Deddy Stanzah berdampingan di Balai Kota Malang, keduanya musisi yang menciptakan lagu bertema lingkungan. (Foto : MMI).

Terakota.idMemperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Museum Musik Indonesia (MMI) memajang poster berisi foto, keterangan dan diskografi para musisi yang menyampaikan pesan tentang lingkungan di lobby Balai Kota Malang. Ketua MMI, Hengki Herwanto menjelaskan deretan penyanyi yang menghasilkan karya musik tentang lingkungan. Antara lain Ully Sigar Rusadi, Gombloh, The Rollies, Iwan Fals, The Gembells, Rita Ruby Hartland, Koes Plus, Frankie and Jane, Deddy Stanzah dan Tina Silvana.

“Deddy Stanzah dan Tina Silvana ini arek Malang, ” kata Hengki dalam siaran pers yang diterima Terakota.id. Poster tersebut menjadi bagian kampanye Museum Musik Indonesia  untuk khusus bertema Hari Lingkungan Hidup Dunia. Poster akan dipamerkan 10 Juni sampai 10 Juli 2021.

Hengki menjelaskan sosok musisi perempuan bernama lengkap Rulany Indra Gartika Wirahaditenaya atau yang dikenal dengan nama panggung Ully Sigar Rusady. Musisi dan aktivis lingkungan hidup kelahiran Garut, 4 Januari 1952 ini berkat sebuah lagu ciptaannya berjudul Harmoni Kehidupan terpilih menjadi Duta Indonesia ke Festival Pop Singer di Jepang tahun 1978.

Tak ketinggalan, Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto. Musisi kelahiran Jakarta 3 September 1961, merupakan penyanyi, musisi, pencipta lagu, dan kritikus yang menjadi salah satu legenda di Indonesia. Iwan Fals menciptakan sejumlah lagu bertema lingkungan antara lain Balada Orang Pedalaman, Tak Biru Lagi Lautku, Panggilan dari Gunung, Isi Rimba tak Ada Tempat Berpijak Lagi, dan Tanam Siram.

Band legendaris Koes Plus membuat sebuah danau bernama Kolam Susuk semakin dikenal banyak orang melalui sebuah lagu. Kolam Susu, atau aslinya bernama Kolam Susuk benar-benar ada, yakni di Belu, Nusa Tenggara Timur. Melihat keindahan yang alami dan keunikan kolam tersebut, salah satu personelnya Yon Koeswoyo terkesima. Ia kemudian mengabadikan kolam tersebut dalam lagu berjudul “Kolam Susu.”

Band legendaris Koes Plus populer mengenalkan kekayaan alam Indonesia dalam lagu Kolam Susu. (Foto : MMI).

Gombloh merupakan pencipta lagu balada sejati. Berita Cuaca merupakan album Gombloh bersama Lemon Tree’s Anno ’69. Album dirilis dalam format kaset oleh Indra Record pada 1982. Lagu Lestari Alamku (Berita Cuaca) adalah sebuah maha karya dari almarhum Gombloh yang mengingatkan semua agar menjaga dan merawat kelestarian alam.

Franky Hubert Sahilatua & Jean Mauren Sahilatua atau terkenal dengan sebutan Franky & Jane. Musiknya berirama country, tapi jiwa musik yang mereka bawakan beratmosfer budaya indonesia. Franky menulis lirik naratif bertema pemujaan terhadap alam. Salah satunya berjudul “Kepada Angin dan Burung Burung”.

Selain itu ada penyanyi asal Malang Tina Silvana yang bersuara khas dan unik. Debutnya mencuat setelah melahirkan album pertamanya berjudul “Di Bukit Panderman” dirilis Duba Record. Namun sayang setelah merilis album, Tina memilih berdomisili di Kota Rennes –Perancis.

Ada juga The Rollies, grup musik jazz rock, pop, soul funk asal Bandung yang dibentuk pada 1967. Sebagai musisi, The Rollies telah berhasil menorehkan lagu Kemarau ditetapkan menerima penghargaan Kalpataru pada 1979.

Berikutnya, Ritta Rubby Hartland seorang penyanyi country Indonesia yang terkenal di era 1980-an. Kelahiran Bandung, 13 April 1960. Sejumlah album bertema dirilis antara lain Kepada Alam dan Penciptanya, Suara Kecil Dari Panti Asuhan, Nyanyian Sawah. Semua lagu dan lirik bertema alam, sosial dan lingkungan hidup.

The Gembells merupakan grup musik asal Surabaya berdiri akhir 1960-an. TheGembells merupakan akronim dari GemarBelajar. Mereka merekam album pertama yang berjudul “Pahlawan yang Dilupakan” pada 1971. Sedangkan Balada Kalimas sendiri direkam pada tahun 1972.

Kalimas merupakan sungai yang melintas di tengah kota Surabaya. Sungai ini memiliki banyak fungsi bagi kehidupan masyarakat. Karya lagu-lagu The Gembells banyak yang bertema tentang kritik sosial, dan salah satu judul lagu Peristiwa Kaki Lima yang dicekal oleh pemerintah saat itu.

Deddy Stanzah melalui lagu “Sepercik Air” mengucapkan salam bagi dunia. Itulah penggalan lirik lagu karya Iman A Bharata dalam album “10 Pencipta Lagu Remaja” dirilis Prambors dan menjadi hit tahun 1979.

Walikota Malang Sutiaji mendukung MMI. Lobby seperti etalase lantaran Balai Kota Malang kerap dikunjungi semua lapisan masyarakat. Sehingga bisa menjadi wahana dan informasi tentang ragam tema. “Ini menurut saya bagus, mengawinkan antara literasi musisi nusantara dengan isu-isu kekinian, “ujar Sutiaji.

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini