Advertorial

Terakota.id – Omzet café sawah sepanjang 2018 mencapai Rp 14 miliar. Omzet belum dihitung dengan usaha wisata penunjang yang dikelola masyarakat secara individu. Tiap tahun, pendapatan terus meningkat. Selain itu, juga tersedia paket edukasi budidaya tanaman. Wisatawan, bisa bersama petani mulai menyemai bibit hingga panen. Tak ketinggalan juga tersedia paket wisata sapi perah, wisatawan bisa memerah susu sapi dan langsung meminum. Juga pengolahan menjadi kerupuk dan susu pasteurisasi.

Sedangkan para pekerja di café sawah merupakan warga setempat. Mereka adalah putra daerah, sebagian besar merupakan anak putus sekolah dan dari keluarga miskin. Café sawah yang dikelola Badan Usaha Milik desa (BUMDes) mempekerjakan 167 orang. Selain itu, sejumlah tempat wisata di sekitar yang dikelola penduduk juga mempekejakan sebanyak 320 orang.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini