Buruh dan Politik Elektoral

buruh-dan-politik-elektoral

Terakota.id–Buruh selalu menjadi magnet untuk mendulang suara saat pemilu. Partai dan legislator berebut menarik suara para buruh. Suara buruh hanya menjadi komiditas politik. Usai pemilu, nasib buruh tak beranjak. Tak banyak perubahan. Bahkan cenderung dikalahkan atas nama investor dan pengusaha.

Bagaimana kondisi perburuhan dan politik elektoral saat ini. Koordinator Badan Pekerja Malang Corruption Watch (MCW) 2011-2013 Didit Saleh akan mengupasnya. Dalam diskusi buruh dan politik elektoral pada Rabu, 8 Januari 2020 pukul 12.00-selesai di Gazebo Kalimetro, Jalan Joyosuko Metro Nomor 42, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang.

Yuk gabung, dalam diskusi dan sampaikan pendapat dan gagasanmu di sini.

Narahubung Hanif : 085732700001

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini