Berkarya di Tengah Jenuh

Ilustrasi : https://newimagesfestival.com

Oleh : Seva Eka Cahyani*

Terakota.id–Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus Covid-19 terbanyak, jumlah pasien terus bertambah setiap harinya. Berbagai upaya dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mengendalikan penyebaran virus corona baru. Tak bisa dipungkiri, pandemi berdampak besar bagi masyarakat. Menghasilkan kebijakan untuk mengubah kebiasaan masyarakat, bertujuan menghentikan penambahan kasus.

Pemerintah menerapkan kebijakan seperti bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan membatasi setiap kegiatan sosial dalam rupa pembatasan sosial berkala besar (PSBB). Menimbulkan rasa jenuh bagi mereka yang terbiasa melakukan kegiatan di tempat umum.

Masyarakat harus tetap bertahan dan menerima kondisi ini demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Berdiam di rumah merupakan peran yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan banyak nyawa. Berbagai kegiatan produktif yang bermanfaat harus dilakukan untuk melawan kejenuhan atau rasa bosan ketika harus berdiam diri di rumah.

Kreatif dan inovatif jadi kunci utama mendongkrak setiap usaha yang akan dilakukan. Lebih banyak waktu di rumah harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan diri, mencoba sesuatu yang baru agar kita tetap aktif dan produktif. Mengeksplor diri sejauh mungkin sehingga bisa menemukan berbagai talenta dan bakat terpendam kita. Bisa lebih berpikir panjang dan kritis sehingga kita bisa menciptakan berbagai ide untuk melakukan kegiatan baru yang sebelumnya tak pernah dicoba.

Misalnya, membuat berbagai olahan makanan. Hasilnya dapat dipasarkan secara online melalui media sosial karena terbatasnya masyarakat datang ke restoran atau kafe. Selain bidang kuliner, berkebun merupakan kegiatan yang tidak kalah penting. Tanaman dari hasil berkebun juga bisa dijual secara daring, saat ini tanaman merupakan hal yang sangat digandrungi. Selain dapat menambah penghasilan, berkebun juga memberikan banyak manfaat positif bagi lingkungan.

Udara akan terasa sejuk, hunian yang asri merupakan hal yang tak ternilai. Selanjutnya menulis, seperti menulis buku, artikel dan lain sebagainya. Jika buku diterbitkan dan artikel menjadi terkenal dan banyak yang mengunjungi, tentu saja bisa menghasilkan uang dan menambah pendapatan.

Ada juga membuat video, seperti video tutorial, tips-tips, podcast dan video lainnya yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Video tersebut bisa diunggah ke media sosial seperti youtube atau platform sejenisnya dan apabila banyak yang menonton tentu akan mendapat uang dan bisa menambah pendapatan. Selain itu, membuat kerajinan untuk dekorasi rumah, taman, halaman atau lain sebagainya.

Kita bisa membuat kerajinan dengan bahan bekas atau bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita. Hasil dari kerajinan bisa dijual secara online melalui media sosial. Sebagian masyarakat yang berdiam diri di rumah tentunya akan mendekorasi dan berbenah rumah untuk menciptakan rasa nyaman sehingga sebagian masyarakat akan mencari hiasan-hiasan dekorasi rumah lewat online.

Kegiatan produktif dan kreatif lainnya seperti membuat lagu, aransemen musik, membuat game, fotografi, menari (menciptakan gerakan tari baru), mendesain, dan masih banyak lagi. Karena terkadang memang kreatifitas akan muncul di kondisi seperti ini.

Saat ini bukanlah suatu kondisi yang biasa. Masyarakat dituntut untuk bisa beradaptasi. Harus berdiam diri di rumah memang akan merasa jenuh atau bosan, namun masyarakat haruslah tetap berkarya agar jenuh itu hilang.  Dengan begitu masyarakat bisa menambah pendapatan, wawasan, kreatifitas dan waktu juga tidak akan terbuang sia-sia. Rasa malas haruslah disingkirkan agar tidak terus-menerus merasakan bosan.

*Mahasiswi jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang

**Pembaca Terakota.id bisa mengirim tulisan reportase, artikel, foto atau video tentang seni, budaya, sejarah dan perjalanan melalui surel : redaksi@terakota.id. Subjek : Terasiana_Nama_Judul. Tulisan yang menarik akan diterbitkan di kanal terasiana.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini