Berburu Pecel Pandean Blitar

Warung ini terkenal sejak 2004, tak hanya warga setempat juga berdatangan dari luar Blitar. (Terakota/Balqis TC).

Reporter : Balqis T C

Terakota.idPelesir ke Blitar, mau berwisata kuliner? Pasti semua akan menunjuk nasi pecel. Ya, makanan sejuta umat ini memang menjadi khas di Jawa termasuk Blitar. Menu satu ini seolah menjadi menu wajib sarapan bagi warga Kota Patria ini. Banyak warung makan di sepanjang jalan utama di Blitar menyuguhkan menu nasi pecel.

Tapi, tak mudah menemukan warung pecel yang melegenda. Jika melintas jalan nasional Malang-Blitar, mampirlah ke warung “Nasi Pecel Pandean.” Lokasi warung terletak di daerah strategis, mudah diakses dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan.

Lokasinya cukup dekat dari stasiun kereta api Wlingi, Kabupaten Blitar. Juga relatif terjangkau dari jalur bus antar kota. Jika Anda membawa mobil, bisa langsung parkir di depan warung makan. Lokasi parkir cukup lapang, nyaman dan aman.

Nasi Pecel Pandean merupakan salah satu nasi pecel yang terkenal legit dan pas di lidah. Warung terlihat sederhana, deretan meja kursi dan etalase menampilkan beragam lauk pauk pendamping pecel. Di bagian belakang terdapat tempat cuci piring dan bangku, tepat di teras rumah. Warung menyatu dengan rumah induk Mbok Ti, pemilik warung. Saban hari, pengunjung selalu ramai, harus antre untuk menikmati pecel khas Blitar.

Harganya terjangkau, satu porsi nasi pecel cukup membayar Rp 7000. Satu piring nasi pecel berisi nasi, aneka sayuran disiram sambal pecel khas Blitar, tempe goreng, tahu goreng, perkedel, rempeyek, kerupuk bawang atau yang sering disebut kerupuk uyel.

Sambel pecel khas ini terkenal dengan cita rasa gurih dan sedikit pedas. Sehingga membuat rasa nasi pecel ini berbeda dari tempat lain. (Terakota/Balqis TC).

Sayuran disajikan bervariasi dengan aneka jenis. Kecambah seolah wajib, tak boleh ketinggalan. Ingin menambah lauk? Pembeli bisa mengambil telur, kerupuk atau gorengan. Sambel pecel khas ini terkenal dengan cita rasa gurih dan sedikit pedas. Sehingga membuat rasa nasi pecel ini berbeda dari tempat lain.

Tersedia aneka jenis minuman untuk pendamping pecel. Tinggal memilih, ada air mineral dalam botol plastik dan es dawet. Serta tersedia air putih yang disediakan secara cuma-cuma. Air dalam teko disediakan di atas meja. Semangkok es dawet Rp 3000 dan es teh Rp 2000.

Es dawet nyaman disantap. Jenang atau bubur lembut di lidah, dawet dan agar-agar pas dengan perpaduan kuah santan dan gula merah. Pas. Terasa gurih dan manis. Tapi kalau kantong cekak, cukuplah meneguk air putih yang tersedia secara gratis.

Warung ini terkenal sejak 2004,  tak hanya warga setempat juga berdatangan dari luar Blitar. Salah seorang pengunjung Anshori datang bersama temannya dari Pasuruan. Nasi pecel di sini, kata Anshori, berbeda dibanding nasi pecel daerah lain. “Nasi pecel pandean terkenal karena rasanya sedap. Sehingga laris,” ujarnya.

Sementara pembeli lainnya, Sumiati mengaku baru pertama kali mencoba pecel Pandean karena diajak suami, Heru. Pasangan suami istri sengaja menikmati pecel sembari menunggu keberangkatan kereta. “Rasanya enak, porsinya pas,” katanya.

Warung pecel Pandean dibuka pukul 05.00 sampai 15.00 WIB. Namun, sering kali tutup lebih awal, lantaran menu yang dijajakan sudah ludes. Jadi harus bergegas berangkat pagi hari, yuk sarapan nasi pecel di Pandean.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini