Bedah Buku : Al ‘Alaq, Bacalah

Terakota.id–Penulis buku dan aktivis Eko Prasetyo sudah tak asing di jagat literasi nasional. Dari tangannya, lahir beragam buku ciamik. Ia penulis trilogi “Orang Miskin”: Orang Miskin Dilarang Sekolah, Orang Miskin Dilarang Sakit, dan Orang Miskin Tanpa Subsidi.

Aktivis gaek ini punya prinsip bahwa menulis bukanlah tamasya pemikiran. Lebih dari itu menulis sama halnya meneguhkan posisi. Karena itu buku-bukunya seperti sebarisan pemuda yang tanpa lelah menyuarakan kebenaran di muka kekuasaan.

Meski begitu, buku-bukunya tidak tampak garang, kaku, dan menyeramkan. Sebaliknya, buku-buku pendiri Social Movement Institute (SMI) ini menghibur sekaligus menghentak. Kocak sekaligus provokatif. Dan renyah sekaligus agitatif.

Tak mengherankan banyak anak muda, mahasiswa, memburu buku-bukunya. Buku Bangkitalah Gerakan Mahasiswa dan Bergeraklah Mahasiswa laris manis seperti kacang goreng di pasar malam.

Lalu, apa modal atau pondasi kepenulisan Eko? Salah satunya adalah surat Al-‘Alaq, wahyu pertama yang dibawakan Rukhul Kudus, Jibril, kepada sebaik-baik makhluk, Muhammad S.A.W. Lebih terangnya, yuk Kamis besok 11 Juli 2019 pukul 19.00 WIB bertemu Eko Prasetyo di Kalimetro, Jalan Joyosuko Metro Nomor 42, Merjosari, Malang.

Ia bakal mendedah pemikirannya di Komunitas Kalimetro dalam rangka bedah buku teranyarnya berjudul Al-‘Alaq: Bacalah!.

Mari datang dan membaca.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini