Banjir Lahar Dingin Semeru, Sebuah Mobil Hanyut Terseret Banjir  

Terakota.id–Sebuah video berdurasi 1 menit 31 detik diunggah Erika Putri Putri Erika di grup Facebook Info Lumajang, Senin 8 Fabruari 2021. Dia menulis,”lahar dingin…Semoga diberikan keselamatan. TKP Sumbersari Supit Urang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Jawa Timur.”

Video menunjukkan aliran sungai di Supiturang yang meluap hingga menyeret sebuah mobil yang terparkir di samping badan sungai di Supit Urang tersebut. Sejak diunggah, video ditanggapi 138 dikomentari  dan 298 pemilik akun dengan beragam reaksi. Serta dibagikan 443 pemilik akun Facebook.

Di dalam video, ada suara perempuan histeris atas mobil yang hanyut terseret banjir lahar dingin. “Hoi, montore katut. Ya Allah, ya allah. Nandi wonge? Entek montore, ya Allah katut montore. Digowo. (Hai, mobil hanyut. Ya Allah, di mana orangnya? Hilang mobilnya. Ya Allah mobil terbawa arus),” kata perempuan tersebut, sambil berteriak histeris.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melalui laman bpbd.lumajangkab.go.id menyebut lahar dingin Gunung Semeru terjadi Senin, 8 Februari 2021. Setelah terjadi hujan intesitas sedang hingga tinggi pada pukul 13.00 WIB.  Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur mencatat banjir menyebabkan getaran dengan amplitudo 22 milimeter pada pukul 15.39 WIB.

“Secara visual debit air banjir aliran lahar di Dusun Sumbersari Desa Supiturang terpantau besar.” Lahar dingin menyebabkan sebuah mobil milik penambang hanyut terseret aliran lahar. Tak ada korban jiwa, pengemudi mobil selamat karena berada di luar kendaraan.

Selain itu jaringan air minum warga Desa Supiturang rusak. Pusdalops BPBD Lumajang telah berkoordinasi dengan kepala Desa Supiturang untuk meninjau lapangan terkait dampak banjir lahar dingin tersebut.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru melalui akun Instagram menjelaskan telah mengeluarkan himbauan agar mewaspadai ancaman lahar di alur sungai atau lembah yang berhulu di Gunung Semeru. Mengingat banyak  material vulkanik yang terbentuk selama masa erupsi.

Menurut informasi, tulis admin BBTNBTS  mobil tersebut biasa digunakan mengangkut solar untuk eskavator proyek pembuatan jalur atau sudetan air. Supaya aliran lahar dingin melewati jalur awal sungai Curah Kobokan. Untuk itu, bagi warga yang berada di sektor tenggara-selatan Gunung Semeru agar tetap berhati-hati. Serta tetap mematuhi himbauan dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk tidak melakukan aktivitas apapun di radius 5 kilometer dari kawah Gunung Semeru.

“Tetap wasapada dan selalu siaga ya sahabat. Semoga kondisi Semeru semakin membaik,” tulis admin BBTNBTS.

 

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini