Bagong Mati Pertanda Perebutan Kekuasaan?

Pimpinan koloni monyet ekor panjang di Taman Wisata Wendit bertubuh besar disebut Bagong. (Foto : Restu Tepati)

Terakota.id–Bagong adalah sebutan bagi monyet-monyet yang berada di Taman Wisata Wendit yang berperawakan besar dan beberapa diantaranya menjadi penguasa (raja). Bagong ini mempunyai daerah kekuasaan dan pengikut masing-masing.

Menurut keterangan Mbak Manggalih Putri, di Taman Wisata Wendit terbagi menjadi empat daerah kekuasaan dengan komunitasnya masing-masing, di Parkiran ada 3 Bagong, di patung Buto ada 2 Bagong, di Kolam Arus ada 2 Bagong dan Punden Mbah Kabul 4 Bagong.

Pada hari Kamis 30 Juli 2020 sewaktu warga Mangliawan bersih-bersih di bendungan sungai, tampak sosok Bagong tersangkut di bendungan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Badannya penuh luka. Bagong ini adalah salah satu penguasa di Kolam Arus.

Diduga terjadi perkelahian antara Bagong Kolam Arus dengan Bagong Punden Mbah Kabul. Hal ini dilihat dari salah satu Bagong Punden Mbah Kabul yang badannya juga penuh luka tetapi masih hidup.

Kejadian seperti ini jarang terjadi. Perkelahian antar Bagong untuk memperebutkan sesuatu sudah cukup lama tidak terjadi di Wendit. Biasanya Bagong yang sudah tua akan menghilang digantikan oleh Bagong yang lebih muda. Anehnya tidak pernah diketemukan jasad dari Bagong yang sudah “lengser keprabon madep pandito ratu”.

Bagi masyarakat Mangliawan, kejadian seperti ini merupakan “pertanda”. Hal ini tidak mengherankan karena sudah sekian lama mereka hidup berdampingan dengan mitos dan legenda Wendit.

Sumber Wendit merupakan tempat suci, Sendang Widodaren juga disucikam. Para monyet yang dipercaya sebagai penjaga Wendit juga dianggap sebagai binatang suci.

Dalam wiracarita Ramayana dikisahkan Subali yang merupakan raja Wanara berselisih dan bertengkar dengan adiknya yang bernama Sugriwa. Sayangnya pertengkaran saudara ini diperkeruh oleh urusan politik dengan campur tangannya Sri Rama. Dan pada akhirnya Subali tewas di tangan pangeran dari Ayodhya tersebut.

Apakah akan ada peristiwa perebutan kekuasaan di Malang? Jika dihubungkan dengan pemilihan kepala daerah (Bupati) Malang maka jawabnya adalah Ya. Siapakah yang bakal menang dan jadi penguasa? Mungkin kita perlu bertanya kepada Bagong di Wendit.

Catatan :
Untuk semua yang telah 3 bulan ini terlibat dalam kegiatan #lebaranmonyet dan #makanibedes di #wenditkita turut kehilangan dan berduka atas meninggalnya salah satu Bagong di Taman Wisata Wendit.

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentar anda
Silakan tulis nama anda di sini