Amal Indonesia Salurkan Beras untuk Kaum Dhuafa, Yatim dan Disabilitas di Malang

Amal Indonesia berkolaborasi dengan Sanggar Dongeng Kepompong menyalurkan bantuan pangan untuk penghafal Al-Quran, disabilitas dan kaum dhuafa di Malang pada Sabtu. 25 Mei 2024. (Foto: Amal Indonesia).
Iklan terakota

Terakota.ID–Lembaga Amal Indonesia berkolaborasi dengan Sanggar Dongeng Kepompong menyalurkan bantuan pangan untuk penghafal Al-Quran, disabilitas dan kaum dhuafa di Malang pada Sabtu. 25 Mei 2024. Disalurkan sebanyak 400 kilogram beras ke Rumah Teduh, Rumah Quran Disabilitas, Pondok Pesantren Cinta Al-Quran dan Panti Asuhan Tabita.

Perwakilan Amal Indonesia, Ahmad Ali Nidaulhaq menurutkan bantuan diberikan untuk mendukung kebutuhan pangan bagi anak yatim, dhuafa, disabilitas dan penghafal A-Qur’an tidak kekurangan pangan. “Semoga bantuan pangan ini bermanfaat,” kata Ali.

Amal Indonesia berkolaborasi dengan Sanggar Dongeng Kepompong menyalurkan bantuan pangan untuk penghafal Al-Quran, disabilitas dan kaum dhuafa di Malang pada Sabtu. 25 Mei 2024. (Foto: Amal Indonesia).

Amal Indonesia merupakan lembaga yang bergerak dalam kegiatan sosial kemanusiaan, pendidikan, kesehatan dan kemandirian. Memberikan kebutuhan dasar hidup bagi dhuafa, yatim dan disabilitas untuk mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan dan memberi bimbingan kemandirian. “Tujuannya menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi para dhuafa dan disabilitas,” katanya.

Lembaga beralamat di Jalan Cilandak Dalam Nomor 1 Jakarta Selatan ini menyalurkan bantuan pangan ke sejumlah tempat. Lembaga juga menerima donasi, total kebutuhan 10 ribu kilogram untuk 30 titik. Amal Indonesia bekerjasama dengan multi pihak untuk berkontribusi bagi para dhuafa dan disabilitas. Amal Indonesia secara bertahap akan beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. “Sebutir beras menumbuhkan 700 kebaikan,” ujar Ali.

Amal Indonesia menyalurkan bantuan beras 100 kilogram di Rumah Teduh, sebuah rumah singgah untuk pasien tidak mampu. Terutama pasien yang tengah menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Berikutnya, disalurkan beras 100 kilogram untuk Rumah Al-Quran Disabilitas Yayasan Infaq Nasional di masjid Madinah Malang).

Pengasuh Rumah Al-Quran Disabilitas, Ustadz Resya Taufihurrahman mengaku bersyukur, banyak orang-orang baik yang peduli terhadap saudara disabilitas yang memiliki keistimewaan. Ia berharap semua donatur yang menitipkan amanahnya mendapat pahala. “Semoga sedekah ini bisa menjadi ladang pahala dan penolong kita kelak di akhirat,” ujarnya.

Berikutnya disalurkan beras masing-masing 100 kilogram di Panti Asuhan Tabita, Desa Sumber Manjing Wetan dan Pondok Pesantren Cinta Al-Quran Desa Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan. Pengasuh Pesantren Cinta Al-Quran, Kiai Haji Deden Zainal Abidin menyampaikan terima kasih atas kepedulian donatur Amal Indonesia. Semoga donatur mendapat balasan pahala. “Insyalloh sangat bermanfaat untuk perjuangan dan pembelajaran Al-Quran. Untuk generasi mendatang, semoga berkelanjutan,” ujarnya.